Bea dan Cukai Juanda Kembali Ringkus Sabu Seberat 2.415 Gr.

 

Sidoarjo : ( KABARAKTUALITA.COM ) . Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean ( KPPBC TMP ) Juanda kembali meringkus penggagalan penyelundupan Narkotika seberat 2.415 gr. yang dilakukan oleh 2 tersangka Perempuan.

Penangkapan ini berawal penumpang berinisial NTTH ( 25 Thn ) asal Negara Vietnam yang menggunakan Pesawat Jetstar ( 3K 249 ) dengan Rute Singapure – Surabaya mendarat di Bandara Internasional Juanda. Namun saat diperiksa oleh petugas.Perempuan tersebut terlihat gerak – gerik yang mencugikan,sehingga petugas melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam

” Pertanggal 19 petugas menangkap perempuan asal Vietnam dengan membawa 1.175 gram. modus yang dilakukan tersangka tersebut yakni memyembunyikan barang haram dengan cara disamarkan di alas koper,” kata kepala KPPBC TMP Juanda, Budi Harjanto saat gelar Konferensi Pers.Selasa ( 3 / 4 / 2018 )

Menurut Budi, barang haram yang di bawah oleh Perempuan asal Vietnam ini ,merupahkan barang titipan dari teman yang akan dibawah ke Indonesia

” Serbuk putih kristal tersebut merupahkan pemberian dari temannya yang ditemui NTTH di Bangkok – Thailand, ” ujar Budi

Selain tersangka berinisial NTTH, Penindakan kedua juga dilakukan petugas Bea dan Cukai Juanda terhadap perempuan berinisial NV.( WNI ).Perempuan tersebut terbukti kedapatan membawa Kristal Putih yang diduga Sabu seberat 1.240 gram. Tersangka mengelabui petugas membawa barang haram yang disimpan di dalam kardus

” Perempuan 29 tahun ini diperiksa petugas setelah turun dari pesawat air asia.petugas kami mencurigai kardus berisi pakaian yang dianggap tidak wajar. Namun berkat kejelian petugas kami saat diperiksa secara mendalam kita temukan Sabu yang diselipkan di dalam rongga dinding kardus, ” terang Budi Harjanto

Berdasarkan temuan barang haram ini,tersangka akan dijerat UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.mereka akan dikenai pasal 113 ayat 1 dan 2 .ancaman hukuman yang dilakukan adalah pidana atau hukuman mati

” Ke dua tersangka akan diancam pidana penjara paling lama 15 tahun penjara atau denda 10 milyar,namun dalam barang bukti beratnya melebihi 5 gram tersangka akan dipidana mati,” pungkasnya. ( Dji )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*