Kebutuhan Sembako Jatim Jelang Bulan Ramadhan di Pastikan Terkendali.

 

Surabaya : ( KABARAKTUALITA. COM ) – Meskipun adanya Pengeboman terhadap beberapa Gereja di Surabaya,Namun, kebutuhan harga pangan Wilayah Jatim di sektor Sembako dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan tudak akan terpengaruhi
Seperti yang diungkapkan oleh Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim Fattah Yasin, usai melakukan pelepasan Gerakan Stabilisasi harga Pangan di Kantor Perum Bulog Subdivre Surabaya Utara.

Menurut Yasin, seluruh jajaran Pemprov dan semua pihak yang melibatkan Kodam, Polda Jatim dan Armatim saling bersinergi untuk mengamankan dan mengantisipasi timbulnya gejolak harga sembako di Jatim

Terhadap wartawan, diminta agar mereka bisa ikut membantu memberitakan hal hal yang tidak membuat suasana semakin panas, tapi berita yang bisa membuat sejuk, apalagi umat muslim akan menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan serta lebaran 1439 H.

Sebagai jaminan tidak akan adanya gejolak harga Bulog Divre Jatim kemarin telah melakukan Pelepasan Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) sesuai instruksi Perum BULOG Pusat yang ditujukan sebagai upaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.

Menurut Kadivre Bulog Jatim Muhammad Hasyim, yang ditemui disela sela acara mengungkapkan, GSHP ini dilaksanakan di 20 titik pasar tradisional, 179 outlet RPK, 5 BUMN,

20 lokasi depan gudang/Kantor Subdivre dan 23 lokasi lainnya dan event (pasar murah, pasar rakyat, dan tempat keramaian lainnya yang memungkinkan kemudahan akses masyarakat).

Rencana pelepasan armada GSHP pada hari ini ditujukan untuk 6 pasar di kota Surabaya (Pasar Tambakrejo, Keputran, Genteng, Pucang Anom) dan pasar di Sidoarjo ( Pasar Larangan dan Sukodono )

Komoditi yang disediakan terutama beras baik medium maupun premium, gula pasir, minyak goreng dan terigu. Namun juga dapat menyediakan pangan pokok lainnya sesuai kebutuhan dan permintaan pasar. Berdasarkan pantauan baik Siskaperbapo maupun data BPS, harga pangan pokok saat ini relatif stabil dengan pasokan yg masih normal. Namun demikian upaya stabilisasi harga pangan pokok tetap dilakukan sebagai upaya prefentif dan antisipatif.

Stok komoditas pangan yang dikuasai oleh Perum BULOG saat ini sangat cukup, yaitu beras 227.462 ton, terigu 104.520 kg, minyak goreng 768.058 liter dan gula pasir 25.762 ton.
Saat ini Perum BULOG Divre Jatim juga tetap melaksanakan kegiatan move (pengiriman) baik beras maupun gula pasir ke 16 wilayah provinsi lain yang defisit. Sejak bulan Januari 2018
sampai dengan saat ini, jumlah yang telah dikirim ke wilayah provinsi lain yaitu beras 63. 250 ton, gula pasir 7.536 ton, dan minyak goreng 813.600 liter.

Kegiatan penyerapan gabah beras produksi dalam negeri di wilayah Jawa Timur juga tetap dilakukan dengan realisasi sejak Januari 2018 sampai dengan saat ini sebesar 208.193 ton
setara beras. Rata rata penyerapan masih sebesar 3.000 sd 4.000 ton setara beras per hari. 7. Pelaksanaan Bansos Rastra tahun 2018 telah direalisasikan sebesar 115.411 ton atau telah mencapai 97% dan masih akan dilakukan penyaluran untuk pagu bulan berikutnya.

Perum BULOG Divre Jatim memiliki 13 Kantor Subdivre dan 56 komplek pergudangan yang tersebar di seluruh Kabupaten/kota se-Jawa Timur dan saat ini juga telah siap untuk mendistribusikan kebutuhan bahan pangan pokok, apabila sewaktu waktu dibutuhkan.
Selain kegiatan GSHP, saat ini di seluruh wilayah Divre Jatim juga melaksanakan Operasi Pasar stabilisasi harga dan ketersediaan beras medium dengan menggunakan Cadangan Beras

Pemerintah (CBP). Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan mitra BULOG/non mitra pedagang beras, jaringan BUMN, RPK dan pihaJk lainnya yang memiliki visi yang sama untuk menjaga stabilitas harga beras medium.   ( Dji )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*