Hadiri Kebaktian di GKI Diponegoro Surabaya, Kemenhumham Ajak Jemaat Saling Cinta Kasih.

 

Surabaya : ( KABARAKTUALITA. COM ) – Pasca aksi Peledakan Bom bunuh diri yang dilakukan oleh Teroris di Gereja Kebaktian Indonesia ( GKI ) Jalan Diponegoro, Surabaya pada waktu lalu,merupakan kejadian yang tidak perlu disesali, Namun warga yang menjadi korban harus tetap semangat dan memberikan pintu maaf pada pelaku pemboman tersebut.

” Saya sangat prihatin kepada warga Gereja yang menjadi korban, semua warga juga betul – betul merasakan ikut belasungkawa kepada korban. Namun peristiwa ini tidak boleh melumpuhkan semangat kita untuk berbagi kasih dan mengampuni, ” kata Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly saat usai mengunjungi GKI di Jalan Diponegoro. Surabaya pada Minggu ( 3/6/2018 )

Dia mengungkapkan, karena bagaimanapun kejadian itu. Pihaknya mengajak kepada para jemaat Gereja harus cinta kasih. karena di dalam ajaran Kristiani maupun agama manapun, kita diajarkan untuk membagi cinta kasih kepada sesama manusia.

” Melalui penguatan di gereja dengan iringan nyanyian – nyanyian gereja tersebut untuk mendorong kita untuk mengampuni dan mengasihi orang – orang, ” terang Yasonna Hamonangan

Yasonna berharap,dengan melalui kehadirannya di GKI ini.Pihaknya untuk terus berbagi atau menguatkan warga jemaat bahwa kita tetap teguh apa yang dihadapi. Namun kita jangan marah maupun benci.Tetapi kita tetap menunjukan bahwa kita mampu mengampuni dan mengasihi.

Masih kata Yasonna, seperti salah satu anak yang menjadi korban peledakan bom,dia mampu berdoa. Dan bahkan dengan kebesaran Tuhan dia mengampuni dan memaafkan terhadap pelaku peledakan bom.

” Kita semua mencoba menguatkan diri kita untuk saling mengasihi, karena bangsa indonesia merupahkan negara yang berbhineka.kita harapkan biarkan perbedaan menjadi kekuatan bukan perpecahan. Tetapi menjadi kekuatan yang menyatuhkan bangsa indonesia menjadi negara yang maju, ” pungkasnya.     ( Dji ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*