Kembangkan Program Prodi, Kampus Unusa Alami Peningkatan Mahasiswa Baru.

 

Surabaya : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Universitas Nadhlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) adalah salah satu Universitas Islam Surabaya yang kini mulai banyak diminati oleh Mahasiswa Perempuan,Hal ini telah di sampaikan oleh Rektor Unusa Prof.Dr.Ir. Achmad Jazidie.M.Eng. Pihaknya Untuk Tahun ini Mahasiswa Unusa telah mengalami peningkatan dalam memasuki Akademik Tahun ajaran 2018 hingga 2019.

” Untuk tahun ini mahasiswa baru sejumlah 1.234 mahasiswa, Bahkan hingga hari berikutnya bisa meningkat sekitar 20 % atau sekitar 260 mahasiswa ,” katanya saat ditemui Kabaraktualita.com dI sela acara Pengarahan Mahasiswa Baru Unusa Tahun Akademik 2018 – 2019 di Lobby Tower Kampus B Jemursari. Surabaya.Selasa ( 28/8/2018 )

Menurut Jazidie,untuk tahun akademik 2018 ini. Mahasiswa Unusa paling diminati adalah Fakultas Kesehatan yang kini sudah meningkat 70 % dengan dominasi oleh mahasiswa perempuan.

” Awalnya unusa berangkat dari Stikes ( sekolah tinggi ilmu kesehatan, perawatan dan bidan ),namun setelah berkembang Unusa menambah kesehatan masyarakat, ilmu gizi dan analis kesehatan.inilah yang merupahkan program – program diminati oleh perempuan,” ujarnya

Selain program – program ini, Unusa juga menambah prodi prodi baru yang saat ini Unusa memiliki jumlah mahasiswa baru yang di sukai oleh kaum Hawa.

” Kemudian ada prodi baru PGST dan PG Paud.Itupun prodi yang diminati peremuan.Oleh karena itu total mahasiswa unusa sampai hari ini banyak mahasiswa perempuan,” terang Jazidie

Menanggapi adanya partisispasi Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Mahasiswa Unusa dalam mengatasi permasalahan di Jawa Timur. Pihaknya sudah menyelenggarakan KKN tematik.Bahkan menurut tanggapan Gubernur terpilih yakni Khofifah.sebaiknya KKN yang dilakukan di Satu desa tertentu.diharapkan bisa digelar berkelanjutan hingga Enam kali.hal ini dilakukan secara konsisten dengan adanya pendampingan serta pembinaan dalam satu bidang tertentu.

” Misalkan KKN yang sudah digelar di desa Jabon kabupaten sidoarjo.untuk tahun ini unusa sudah melaksanakan tahun kedua,Insyaallah tahun depan mahasiswa unusa bisa mengulangi KKN ke kecamatan yang sama,supaya bisa melakukan pembinaan bidang tertentu secara konsisten.contohnya didesa tersebut melakukan bidang pengembangan Badan Usaha Desa ( Bumdes ), ” ungkap Jazidie.

Jazidie menambahkan,untuk tahun ini,meski KKN sudah terselenggara. Namun, Mahasiswa Unusa tetap melakukan pendampingan ,pasalnya sebanyak 15 desa yang ada di Kecamatan Jabon tidak seluruhnya mempunyai Bumdes.sementara dari data yang diperoleh selama KKN baru 7 yang mendapat Bumdes dan masih tersisa 8 desa yang belum terbentu Bumdes.

” 2018 kita mendampingi pendirian Satu Bumdes baru, meski KKN selesai digelar, namun kita terus melakukan pembinaan.Insyaallah tahun depan semua desa dilingkungan kecamatan jabon sudah terbentuk Bumdes untuk bidang usaha bermacam – macam,” pungkas Jazidie.    ( Dji )