Ekbis

Dorong Perekonomian Jatim Lebih Baik. OJK Ajak BPR Kembangkan Kompetisi SDM.

Batu : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebagai upaya untuk mendorong Bank Pembiayaan Rakyat ( BPR ) Konvensional Jawa Timur menjadi tangguh dalam menghadapi era digital . Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Regional 4 Jatim menggelar pertemuan Tahunan yang diikuti sekitar 114 Industri BPR Jatim dan dihadiri oleh Perwakilan Dewan Pengurus dan Direksi BPR se -Jatim

Pada kegiatan rangkaian  agenda  Capacity Building ini. OJK membahas terkait tentang Industri BPR konvensional agar mengarah lebih baik serta  membantu meningkatkan perekonomian di Jatim. OJK membahas mengenai Managemen Resiko, Managemen Resiko Kredit dan Resiko Operasional serta Resiko Likuiditas terhadap BPR.

Seperti yang dikatakan Kepala Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Regional 4 Jawa Timur, Heru Cahyono , Saat ini Pihaknya sebagai OJK telah memberikan sharing dan perhatian kepada industri BPR yang terutama kepada BPR yang memiliki aset dibawah 10 Miliar dalam waktu dekat diwajibkan sebagai pelapor Sistem Layanan Informasi Keuangan ( SLIK )

” Sementara ini masih belum dilakukan penerapan SLIK , untuk itu, kami masih mensosialisasikan terhadap BPR – BPR yang asetnya dibawah 10 miliar .” kata Heru saat gelar prescon di Hotel Golden Tulip, Batu – Malang. Kamis ( 29/11/2018 )

” Selain itu, OJK juga memberikan penjelasan tehadap industri BPR di Jawa Timur dalam sektor mendorong penguatan kelembagaan permodalan dan Sinergi Usaha,” imbuhnya

Heru menjelaskan. OJK pada kesempatan ini juga melakukan upaya terhadap industri BPR dengan mendorong Pihak industri BPR melakukan penguatan tata kelola dan prisip kehati – hatian

” Kami menekankan bahwa kedepan BPR ini perlu menyusun strategi mengenai anti Frode karena dari hasil penguasan OJK maaih banyak ditemukan kasus Frode yang berpengaruh terhadap permasalahan BPR,” ujarnya

” Untuk itu, Pihak OJK kedepannya menekankan kepada industri BPR untuk melakukan penguatan penyusunan mengenai strategi anti frode,” pintah Heru

Pada pertemuan agenda tahunan bertajuk Evaluasi Building tersebut. OJK menekankan BPR mengenai penguatan infrastruktur dalam mendorong BPR untuk pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia ( SDM ) dalam menghadapi tantangan kompetisi yang semakin ketat dan komplek dalam menghadapi era digital

” jadi kita harapkan kedepanya pada BPR pengembangan bisninya harus mengarah pada basis digital,” terang Heru Cahyono.

Untuk mengembangkan produk daya saing yang lebih baik pada BPR,Pihaknya mengajak BPR untuk meningkatkan edukuasi dan literasi kepada masyarakat,

” Hal ini sangat penting, supaya BPR lebih dikenal oleh masyarakat luas,” tutup Heru.   ( Dji )

Related Articles

Back to top button