BI  Resmikan Pengembangan kawasan wisata edukasi kampung organik Brenjonk.

 

 

Mojokerto : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebagai upaya untuk meningkatkan produk masyarakat terutama di Pesantren- pesantren. Bank Indonesia ( BI ) setiap setahun sekali menyelenggarakan Indonesia Shari’a Ekonomic Festival ( ISEF ).

Deputy Bank Indonesia, Sugeng mengatakan. Pagelaran ISEF yang ke – 5 dan selalu dipusatkan di Jawa Timur tersebut adalah wujud untuk mengembangkan Bisnis – Bisnis yang berdasarkan Syariah. Selain itu, Juga membudidayakan Sumber daya yang ada diseluruh Pesantren – Pesantren

” Luar biasa, ternyata banyak produk – produk yang dihasilkan oleh pesantren – pesantren kita,” kata Sugeng saat mengadiri Peresmian Sosial Bank Indonesia Eduwisata Kawasan Organik Brenjonk – Mojokerto. Kamis ( 13/12/2018 )

” Untuk itu, kami berkeinginan mengembangkan semacam bronding pesantren.sehingga pesantren bisa mencukupi kebutuhan sendiri,” imbuh Sugeng

Menurut Sugeng, Di pesantren saat ini tidak hanya Ngaji Fiqih saja, tapi juga melakukan Ngaji Sugeh, pasalnya dengan belajar yang bagus dan banyak Ilmu.Itu akan memiliki sumber energy kita untuk menjadi generasi – generasi bangsa yang baik

” Di pesantren kita dibekali banyak ilmu sehingga menjadi anak didik yang tangguh,” ujarnya

Sugeng menjelaskan. BI adalah bertugas untuk menstabilkan harga.namun disisih lain BI juga berkeinginan mensejetarehkan rakyat.Untuk itu, BI tidak hanya memberi ilmu moneter saja .tapi juga melakukan kepedulian terhadap masyarakat terkait pengembangan produk – produk yang baik

” Dari sisih produksi harus diperhatikan,terutama kita bekerjasama dengan elemen yaitu pemerintah daerah untuk memasarkan produksinya,” ungkapnya.

Terlebih di Desa Penanggungan Kecamatan Trawas ini telah merubah wilayahnya menjadi Kawasan wisata Edukasi Kampung Organik , untuk itu. BI telah memberikan sebuah program bantuan ke desa tersebut yaitu membantu pengembangan produksi tanaman organik.

” Kami melihat kedepan desa ini memiliki potensi yang sangat besar sekali,apalagi masyarakat disekitarnya mulai dari golongan menengah keatas semakin tumbuh perekonomian hingga 5 persen,” terang Sugeng

Sugeng menambahkan, pertumbuhan ekonomi hingga 5 persen ini juga di topang dari masyarakat yang sekarang ini lebih memperhatikan kesehatan dan daerah kawasan wisata edukasi kampung organik Brenjonk adalah salah satunya desa yang memberikan dampak yang baik terhadap masyarakat sekitar dan masyarakata lain

” Jadi dengan adanya program sosial bank indonesia ini kami sangat support terhadap edukasi kawasan organik brenjonk ini.muda – mudahan terus bisa mengembangkan tanaman organik dan sekaligus pengembangan edukasi wisatanya,” pungkas Sugeng.   ( Dji )