Bekali Pelatihan dan Memotivasi Para Leadership , PT. PTLS Gelar Winner Camp.

 

Mojokerto : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan secara luas sekaligus memotivasi para leader, PT Pelabuhan Terakhir Langgeng Sejahtera ( PTLS ) menggelar Winner Camp.

Bertempat di Hotel Grand Whizz Trawas Mojokerto,acara tersebut dihadiri seorang Mindset Motivator yang sudah malang – melintang dari berbagai perusahaan yakni Krishnamurti sebagai salah seorang pemateri dibidang system analist, programmer bahkan manager serta menekuni bidang MLM.

Maria Chen selaku Owmer PTLS mengatakan, hadirnya Khrisnamurti memberikan motivasi dan pembelajaran terhadap leaders PTLS, terkait cara yang tepat dan jitu menjadi seorang pemimpin yang sukses dan berhasil.

” Manajemen PTLS memilih metode Experiential Learning dalam pelatihan kali ini, yaitu belajar dengan mengalami sendiri prosesnya. Karena kami meyakini bahwa dengan mengalami, peserta akan memahami.” kata Maria Chen saat menghadiri Winner Champ yang digelar mulai 29 April hingga 01 May 2019.

Maria menjelaskan, salah satu contoh pembelajaran kali ini, peserta dilatih untuk memiliki kemampuan serta fokus pada tujuan yang telah di canangkannya.

” Untuk itu, satu per satu peserta diminta berjalan meniti mundur diatas sebilah bambu , yang ditaruh diatas kolam renang. Risiko tentu ada, kehilangan fokus 1 detik saja, peserta harus bersiap tercemplung di kolam renang yang dingin,” jelasnya

Terlebih dalam kegiatan tersebut adalah kebersamaan menjadi modal penting dari konten pelatihan ini, sehinggga peserta bisa memahami bahwa era ke depan ini, sukses lebih mudah bila diraih bersama-sama secara kolektif ( sharing economy ) bukan sukses sendiri.

” Guna memahami ini, peserta akan membentuk kelompok untuk lari pagi lintas alam, melewati berbagai rintangan, saling memotivasi, saling menyemangati agar bersama-sama tiba di tujuan.” terang Maria

Selain untuk memupuk kebersamaan, juga kekeluargaan menjadi perekat penting PTLS diyakini harus dimiliki para pemimpin bisnis di masa depan ini, karena nilai-nilai keluarga seharusnya menjadi pondasi yang kuat bagi kesuksesan seseorang.

” Dan, tentunya reflektif diri menjadi sebuah kemampuan yang perlu dikuasai setiap peserta, guna terus mentransformasi ( perubahan ) diri, agar terus menjadi pribadi yang lebih baik lagi, khususnya dalam sikap ( akhlak ) dan mental,” katanya

Investasi pelatihan dengan tagar #PTLS_Leadership ini, akhirnya diharapkan dapat menjadi terbukanya kesadaran sosial bagi seluruh peserta, yang nantinya berwujud menjadi kepedulian sosial bagi sesama, yang semoga dapat menjadi bagian dan ikut serta dalam membangun keadilan sosial sebagaimana yang diimpikan oleh para pendiri bangsa ini.

Dijelaskan Maria, dalam bekerja Krisnnamurti pernah di pecat sebanyak dua kali, hal imi dikarenakan menolak perintah untuk memanipulasi data, dan beliau juga pernah menganggur selama 8 bulan, dari pengalaman inilah Krishnamurti mulai menjadi seorang entreprenuer.

” Pembelajaran pengalaman inilah yang diharapkan bisa dibagikan agar para anggota maupun calon anggota PTLS memiliki jiwa dan semangat yang pantang menyerah menghadapi setiap persoalan dan permasalahan,” pintah Maria

PTLS sendiri bergerak dalam bidang penyediaan produk supplement kesehatan, kosmetik dan alat kesehatan dengan standard International dan kelas dunia.  Distribusi produk dilakukan dengan perpaduan sistem profit sharing dan system digital guna memudahkan pelaku usaha memperluas jalur usahanya terang Maria.

Di tempat yang sama Krisnamurti menambahkan, Pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PTLS kepada para leadernya karena para leader merupakan elemen penting dalam sebuah perusahaan.

” Jika kita memiliki leader atau pemimpin yang salah mengarahkan atau menjalankan perusahaan maka akan menghasilkan hasil yang tidak baik bagi kita dan perusahaan itu,” pungkas Krishnamurti.  ( Dji )

 

Poto Teks  :  Maria Chen