OPTIMALKAN PEMANFAATAN BERTRANSAKSI LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN.BI SEMPURNAKAN LAYANAN SKNBI.

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebagai upaya untuk mendorong kemudahan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran yang lebih efektif dan efisien. Kini Bank Indonesia mulai 1 September 2019 mengeluarkan kebijakan yakni dengan ketentuan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia ( SKNBI ).

Sekitar 112 Bank yang ada di seluruh Indonesia akan mengikuti kebijakan dari Bank Indonesia tersebut.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Amanlisan Sembiring mengatakan, dengan adanya kebijakan baru dari Bank Indonesia ini,akan memberikan kemudahan pada masyarakat, karena akan bisa lebih mengoptimalkan pemanfaatan dari Sistem pembayaran yang disebut dengan SKNBI.

Dijelaskan Amanlisan. Dengan SKNBI ini, masyarakat akan diberikan kemudahan – kemudahan diantaranya adalah dari sisi siegmentelnya yang awalnya dari 5 kali, namun dengan SKNBI ini menjadi 9 kali. Kemudian presingnya terhadap masyarakat sendiri, terutama melakukan transfer dana untuk pembayaran regular dari 5000 rupiah menjadi 3500 rupiah.Selain itu, dengan kebijakan SKNBI tersebut kemudahan lain yang diperoleh masyarakat adalah service level Agremen dari 2 jam menjadi 1 jam.

” Tentu dengan SKNBI ini, masyarakat bisa mengoptimalkan dengan sebaik – baiknya untuk transaksi – transaksi yang nominalnya sampai dengan 1 milyar untuk transfer dana atau pembayaran secara regular ,” kata Amanlisan saat menghadiri acara Media Briefing SKNBI di Kantor BI Provinsi Jawa Timur.Jumat ( 30/8/2019 )

Terlebih menurut Amanlisan, pemanfaatan SKNBI ini akan sangat berpengaruh besar terhadap roda perekonomian bangsa ini. Apabila ketentuan SKNBI terus dlakukan.

” Tentunya dengan pemanfaatan SKNBI, transaksi – transaksi pembayaran di indonesia semakin lancar, frekuensi semakin cepat dan segmentelnya lebih cepat, sehingga transaksi roda perekonomian akan berjalan dengan lancar,” ujarnya

Penyempurnaan ketentuan SKNBI dilakukan melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.21/8/PBI/2019 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/9/PBI/2015 tentang Penyelenggaraan Transfer Dana dan Kliring Berjadwal oleh Bank Indonesia, dan ketentuan teknis dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 21/12/PADG/2019 tentang Penyelenggaraan Transfer Dana dan Kliring Berjadwal oleh Bank Indonesia.

” Kebijakan ini merupakan quick win Bank Indonesia menuju blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025,”pungkas Amanlisan. ( Dji )