Pameran Pendidikan European Higher Education Fair Kembali Digelar Di Kota Surabaya.

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Pameran pendidikan European Higher Education Fair (EHEF) 2019 yang hadir untuk keempat kalinya di Surabaya dibuka hari ini oleh Mr Charles-Michel Geurts, Wakil Ketua Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia.

EHEF 2019 di Surabaya menghadirkan 79 institusi pendidikan tinggi dari 12 negara anggota Uni Eropa, serta diikuti pula oleh lembaga beasiswa Republik Indonesia: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

EHEF 2019 juga akan diadakan di kota lain di Indonesia di mana para anak muda dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari berjumpa secara langsung dengan perwakilan Lembaga pendidikan tinggi/universitas di Eropa. Menyusul EHEF di Surabaya, EHEF juga akan diadakan di Jakarta untuk ke 11 kalinya pada 2-3 November 2019 dan Bandung untuk kedua kalinya pada 5 November 2019.

EHEF Indonesia adalah pameran pendidikan Eropa terbesar di dunia. Acara tahunan ini selalu menarik keikutsertaan lebih dari 100 institusi pendidikan tinggi/universitas dan lebih dari 18.000 pengunjung.

Eropa kini semakin menjadi tujuan favorit bagi pelajar dan cendekiawan Indonesia dalam menempuh pendidikan tinggi mereka; dan EHEF diadakan sebagai respon terhadap meningkatnya minat ini. Jumlah mahasiswa Indonesia yang pergi ke Eropa untuk studi setiap tahunnya mencapai 6.300. Secara keseluruhan, saat ini lebih dari 11.000 mahasiswa dan cendekiawan Indonesia tengah belajar di Eropa.

“EHEF 2019 berperan penting dalam memfasilitasi dan mendukung mahasiswa serta cendekiawan Indoensia yang tertarik belajar di Eropa. EHEF memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa dan cendekiawan untuk berjumpa dan berkonsultasi dengan perwakilan universitas di Eropa mengenai program studi mereka, peluang beasiswa dan proses pendaftarannya. Keberhasilan kita menggelar acara semacam ini adalah wujud kepentingan bersama antara EU dan Indonesia dalam membangun hubungan yang lebih kuat antar warganya,” demikian dijelaskan Charles-Michel Geurts.

”Bersama, Indonesia dan EU menjunjung pendidikan sebagai salah satu hal penting dalam membangun sumber daya manusia kelas dunia, masyarakat yang tangguh, serta sebuah dunia yang aman dan damai. Dan inilah sebab kita di sini hari ini: memberikan kepada mahasiswa berbagai pilihan pendidikan dan peluang untuk menciptakan perubahan di masa depan,”tutupnya.  ( Dji )