Gandeng Kejaksaan, BPJS Kesehatan Warning Perusahaan Tak Patuhi Bayar Iuran.

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan Surabaya akan mengancam terhadap perusahaan – perusahaan yang bandel untuk melakukan iuran pembayaran kepada karyawannya.

Hal ini seperti yang dikatakan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Herman Dinata Mihardja. Bahwa setiap perusahaan yang memiliki karyawan harus memberikan jaminan kesehatan, namun apabila ada perusahaan yang tidak mendaftarkan atau memberikan data kepada pihak BPJS akan dikenai sanksi peraturan.

” Sesuai PP No.86 Tahun 2013 yakni perusahaan tidak patuh akan diberikan sanksi adminitratif,” katanya.

Selain itu, masih kata Herman. apabila juga terdapat atau ditemukan perusahaan yang tidak melaksanakan kewajiban untuk membayar iuran kesehatan bagi karyawan perusahaan akan dikenai sanksi pidana

” Kalau ada yang tidak membayar iuran kan ada sanksi hukumannya, hal ini sesuai dengan pasal 55 UU Tahun 2011 akan dikenai sanksi hukuman 8 tahun penjara,” terang Pria berdarah Sunda.

Ditambahkan Herman, kalaupun ada indikasi bagi perusahaan yang mokong tdan tak patuh dalam pembayaran iuran, Pihak BPJS akan mendatangi perusahaan tersebut dengan memberikan surat teguran yang bekerjasama dengan Dinas terkait dan Pihak Hukum.

” Kami akan memberikan warning berupa surat peringatan serta melakukan pemeriksaan dilapangan ( Perusahaan ) yang didampingi pengawas, pihak kejaksaan dan Dinas tenaga kerja,” pungkas Herman.  ( Dji )