Tingkatkan Pasar Modal, BEI Jatim Bangun Gedung Baru.

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebagai upaya untuk meningkatkan pasar modal di Wilayah Jawa Timur. PT Bursa Efek Indonesia ( BEI ). Kini menambah aset yang dimiliki, yakni membangun Gedung Kantor Perwakilan ( KP ) BEI Jatim baru di Jl. Kusuma Bangsa No.19 Surabaya.

Pada peresmian peletakan batu pertama pembangunan Gedung KP BEI Jatim dilakukan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, didampingi Anggota DPR RI Komisi XI Indah Kumia dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR4 Jatim Heru Cahyono.
Selain itu, turut hadir juga Nur Harjantie Kepala Unit Perwakilan Wilayah 2 PT BEI dan Sriana Dewi, Kepala Kantor Perwakilan BEI Jatim.

Pembangunan Gedung KP BEI Jatim tersebut merupahkan gedung ke-5 yang dimiliki BEI dan gedung KP BEI tersebut adalah Gedung pertama dibangun mulai dari awal.

” Selain di Jatim, KP BEI yang berstatus milik sendiri dan bukan sewa juga ada di Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Sumatera Utara, dan Bali,” kata Inarno Djajadi.

Gedung KP BEI Jatim yang baru terdiri dari 5 lantai. Berdiri di lahan seluas 558 meter persegi, dan rencananya akan dibangun dalam waktu 11 bulan. Dan selama proses pembangunan, operasional KP BEI Jatim masih berkantor di Jl. Taman Ade Irma Suryani Nasution No. 21 Surabaya.

Potensi yang luar biasa terhadap perkembangan Pasar Modal di Indonesia Masih kata Inarno Djajadi. Adalah salah satu yang menjadi alasan utama pembangunan Gedung KP BEI.

” Ini sekaligus bentuk komitmen BEI terhadap pengembangan pasar modal, khususnya di wilayah Jatim, baik dari sisi permintaan (investor) maupun penawaran (Perusahaan Tercatat),”  ujarnya

Ditempat yang sama Indah Kurnia Anggota DPR RI dari Komisi XI menambahkan, Jatim mempunyai peran penting dalam perkembangan industri pasar modal. Bahkan bila nanti Ibu Kota Negara Indonesia pindah ke Kalimantan. Maka Jatim akan menjadi leader dalam pertumbuhan ekonomi nasional di sektor pasar modal.

Saat ini di Jatim terdapat 59 Anggota Bursa yang tersebar di beberapa kota, yakni 40 Anggota Bursa di Surabaya, 15 Anggota Bursa di Malang, dan 1 Anggota Bursa masing-masing di Kediri, Jember, Situbondo, dan Blitar.

Total ada 34 Perusahaan Tercatat yang berlokasi di Jatim. Dan jumlah investor di Jatim per November 2019 mencapai 137.816 Single Investor Identification (SID). Terdapat pula 6O Galeri Investasi BEI, termasuk 6 Galeri Investasi Syariah BEI yang tersebar di berbagai kota di Jatim yang turut memudahkan masyarakat mengakses informasi seputar pasar modal.

BEI berharap kinerja keuangan Perusahaan dapat meningkat seiring dengan adanya pertambahan aset dan efinsiensi biaya sewa gedung di masa depan.

Selain itu, pembangunan Gedung KP BEI Jatim yang baru diharapkan semakin memberikan dampak positif terhadap peningkatan layanan, fungsi, dan peran BEI dalam mengembangkan pasar modal di Jatim.  ( Dji )