Antisipasi Penyebaran Virus Corona, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surabaya Terapkan Pelayanan Terbatas.

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Upaya Pemerintah untuk mengurangi interaksi disemua kegiatan apapun guna sebagai antisipasi penyebaran Covid 19 atau yang dikenal dengan virus Corona, langsung ditanggapi respon yang positif dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan, yakni dengan mengeluarkan kebijakan terutama terkait pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat ( JKN-KIS ).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Herman Dinata Mihardja mengatakan, per 19 Maret 2020 BPJS Kesehatan akan melakukan pelayanan terbatas terutama pelayanan di seluruh Kantor Cabang termasuk Kantor Cabang Surabaya.

“Sejumlah pelayanan administrasi yang biasanya dapat dilakukan di Kantor Cabang, dialihkan ke BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 dan aplikasi Mobile JKN. Selain untuk mencegah risiko penularan virus corona, layanan menggunakan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 dan aplikasi Mobile JKN dapat mempermudah peserta melakukan urusan administratif tanpa harus mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan,” kata Herman pada siaran pers.Jumat ( 20/3/2020 )

Diungkapkan Herman, Layanan pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah ( PBPU ) dan Bukan Pekerja ( BP ), serta penggantian kartu hilang, dialihkan melalui aplikasi Mobile JKN ( berupa KIS digital ). Penambahan anggota keluarga PBPU dan BP, serta perubahan identitas peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI) dialihkan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Adapun untuk perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) non peserta PBI, serta perubahan kelas rawat peserta PBPU dan BP, dapat dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 maupun aplikasi Mobile JKN.

“Sedangkan pelayanan yang dapat dilakukan dikantor cabang hanya pelayanan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) meliputi perubahan data peserta PBI yaitu perubahan identitas, perubahan FKTP, dan pendaftaran bayi baru lahir, serta pengaduan peserta yang membutuhkan penyelesaian segera,” ujar Herman.

Sementara mengenai diberlakukannya batas waktu pelaksanaan mekanisme kebijakan tersebut. Masih kata Herman, Pihaknya masih belum mengetahui batas waktu yang akan dikeluarkan lagi kebijakan pelayanan BPJS lebih lanjut terkait adanya penanganan virus corona tersebut.

“ Kapan batas waktu penerapan kebijakan ini, kami belum tahu. Tapi yang pasti, kami senantiasa melakukan sosialisasi dan edukasi kepada peserta JKN-KIS untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap virus corona,” tutup Herman.  ( Dji )