Delapan KA Daop 8 Surabaya Kembali Beroperasi.

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Usai Penerapan Perbatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Surabaya, kini pengoperasian Kereta Api ( KA ) mulai dijalankan. Namun kali ini hanya delapan KA Jarak Jauh yang mulai dioperasikan di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya.

Delapan kereta api yang beroperasi bertahap tersebut akan dimulai 12 Juni 2020, setelah PSBB Surabaya Raya resmi tidak diperpanjang.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto di Stasiun Gubeng Surabaya mengatakan. Pihaknya mengoperasikan kembali perjalanan KA Jarak Menengah/Jauh sebagai komitmen KAI untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian keluar kota menggunakan kereta api, dan melihat kebijakan ini diterapkan secara bertahap maka untuk awal akan ada sebanyak 8 perjalanan KA Regular Jarak Menengah/Jauh.

Delapan perjalanan tersebut meliputi

1. KA Sancaka (KA 179/ KA 182) relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta /pp.
2. KA Maharani (KA 265 / KA 266) relasi Surabaya Pasar Turi – Semarang Poncol/ pp.
3. KA Tawang Alun (KA 334-335 / KA 336 – 333) relasi Ketapang/Banyuwangi – Bangil – Malang Kota Lama/pp.
4. KA Probowangi (KA 337/ KA 338) relasi Surabaya Gubeng – Ketapang/Banyuwangi / pp.
5. KA Ranggajati (KA 120 – 121) relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember.
6. KA Ranggajati (KA 122 – 119) relasi Jember – Surabaya Gubeng – Cirebon.
7. KA Sri Tanjung (KA 302 – 303) relasi Lempuyangan/Solo – Surabaya Gubeng – Ketapang/ Banyuwangi.
8. KA Sri Tanjung (KA 304 – 301) relasi Ketapang/Banyuwangi – Surabaya Gubeng – Lempuyangan/Solo.

“Meski kembali mengoperasikan 8 perjalanan KA Jarak Menengah/Jauh di wilayahnya, tentunya calon penumpang KA Jarak Menengah/Jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan khusus” katanya

Seluruh berkas persyaratan penumpang harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding.

Adapun ketentuan dari calon penumpang KA Jarak Menengah/Jauh yang harus melengkapi berkas-berkas persyaratannya, dijelaskan Suprapto sebagai berikut:

-Menunjukkan surat keterangan uji tes PCRdengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan,

-Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau rapid test
Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

“Semua kebijakan terkait persyaratan calon penumpang yang akan naik KA Regular Jarak Menengah/Jauh diwilayah kami itu sendiri dihadirkan karena mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020,” pungkasnya. ( * Dji )