Tak Ada Biaya Obati Orang Tua, Pria Gunung Sari Diamankan Polsek Wonokromo.

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Akibat himpitan ekonomi, Pria karyawan Toko Pasar ikan Gunung Sari Surabaya diamankan Unit Reskrim Polsek Wonokromo.

Perbuatan nekad pelaku bernama Elsapen ( 26 ) asal Kecamatan Baru, Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan sungguh tak dapat ditiru. Pasalnya, hanya karena untuk biaya orang tua sakit. Pelaku nekad melakukan penggelapan mobil dan uang puluhan juta rupiah kepada korban bernama Suci Andrhiani ( 39 ) warga Surabaya.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Christopher Adhikara Lebang, mengatakan, setelah mendapat laporan, Pihaknya melakukan pengejaran di daerah Sulawesi Selatan.

“Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan korban. Dalam laporan tersebut korban mengaku mobil Toyota Kijang Pikap L 9665 J dan uang Rp 21.368.384 miliknya telah digelapkan Elsapen, karyawannya pada Kamis (11/6/2020),” katanya.Rabu ( 23/6/2020 )

Dari laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Wonokromo dipimpin Ipda Arie Pranoto langsung melakukan penyelidikan. Setelah didapati identitas pelakunya, tim ini langsung melakukan pengejaran.

“Pelaku saat itu terdeteksi kabur ke daerah Sulawesi Selatan. Kemudian kami berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk melakukan penangkapan. Kami juga dibantu Polres Luwu Timur,” terangnya.

Setelah berhasil diamankan, pelaku langsung diterbangkan ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Kepada penyidik, Elsapen mengaku nekat menggelapkan mobil dan uang untuk biaya pengobatan orangtuanya yang kini tengah sakit komplikasi.

“Saya terpaksa. Gaji saya tidak cukup untuk biaya pengobatan orangtua. Uang yang saya gelapkan ya saya buat untuk pengobatan sama pulang ke kampung,” ungkap Elsapen.

“Kalau mobilnya ndak bisa bawa saya. Sempat saya tawarkan tapi belum laku. Uangnya aja yang saya bawa pulang. Saya sudah lima bulan kerja di situ, bagian sopir,” tambahnya.

Dari kasus ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti, di antaranya kwitansi pembayaran dan foto copy BBKB. Tersangka dijerat Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan.        ( * Dji )