Pelanggar Protokol Kesehatan, Pol PP Surabaya Sita KTP Bukan Denda

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Pemerintah Kota Surabaya terus menggencarkan penerapan protokol kesehatan, di lima titik lokasi di wilayah Surabaya, Pagi tadi menggelar operasi masker.

Pemerintah kota Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja ( Sat Pol PP ) kota Surabaya yang bekerjasama dengan POLRI, TNI, dan BPB Linmas Surabaya melakukan operasi masker dengan menyasar pada pengguna jalan yakni kendaraan roda dua dan roda empat.

Namun untuk operasi penggunaan masker yang digelar serentak di depan Kebun Binatang Surabaya ( KBS ) , Tuguh Pahlawan, MERR, Cito, Pabean dan jalan Dukuh Petugas tidak memberikan sanksi Administratif terhadap para pelanggar yang tidak menggunakan masker.

Pelanggar protokol kesehatan kali ini hanya diganjar hukuman penyitaan KTP, sebaliknya pelanggar protokol kesehatan yang tidak memiliki KTP hanya berupa hukuman Push – Up.

kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, bahwa berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 53 Tahun 2020 yang memiliki tanggung jawab memberikan denda adalah Satpol PP Provinsi Jawa Timur.

“Sesuai dengan Pergub No. 53 ada denda yang dikenakan dan dilaksanakan oleh Satpol PP Provinsi,” ungkap Irvan.

Dijelaskan Irvan, untuk Kota Surabaya penerapan protokol kesehatan yang diatur di Peraturan Walikota (Perwali) masih belum disahkan , sehingga petugas Sat Pol PP kota Surabaya belum menerapkan kepada masyarakat Surabaya.

Menurut Pria mantan Camat Rungkut, digelarnya operasi tersebut bertujuan untuk menegakkan protokol kesehatan, salah satunya adalah menghimbau kepada masyarakat luas supaya menggunakan masker jika keluar dari rumah.

Irvan menambahkan, dengan menggunakan masker adalah bukan suatu kepaksaan, namun ini adalah kewajiban masyarakat supaya dapat mencegah bukan bentuk paksaan, tetapi sudah kewajiban masyarakat menggunakannya untuk mencegah penyebaran virus corona. ( * Dji )