Sospol dan Pemerintahan

Tak Berujung ada Solusi Terkait Kasus Limbah Debu, Warga Rungkut Kidul Ambil Tindakan

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Warga Rungkut Kidul Surabaya menyayangkan belum adanya tindakan konkret oleh pemkot Surabaya, terkait keberadaan limbah debu.

Kendati sudah ada inspeksi mendadak (Sidak) dari Anggota DPRD Kota Surabaya beberapa waktu lalu. Namun , hingga kini tidak ada respon baik dari perusahaan.

Dikutip MercuryFm.co.id, menurut Ahmad Fadil warga Rungkut Kidul mengatakan, limbah debu yang dirasakan warga, diduga berasal dari cerobong asap milik industri yang ada di Industrial Estate Rungkut (SIER).

“Limbah udara itu diduga hasil pembakaran yang keluar dari pabrik PT. Smart tbk. Jalan Rungkut Industri Surabaya,” kata Fadil Selasa (16/02/2021).

Diakui Fadil, bahwa debu limba yang dirasa sangat meresahkan warga ini sudah berjalan sejak 6 (enam) bulan terakhir, hingga membuat warga setempat mengalami sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.

Bahkan dari debu limba tersebut, warga juga kerap mencium bau yang tidak sedap, dan tak sedikit warga yang merasakan matanya perih jika melintas didepan pabrik tersebut.

Fadil juga menyayangkan belum adanya solusi dari Lurah maupun Camat terhadap kasus tersebut. Jika tidak ada tindakan konkrit yang dilakukan oleh pemkot Surabaya. Maka warga akan ambil tindakan sendiri terhadap pabrik-pabrik yang surah mencemari lingkungan warga.

“Ya karena tidak ada tindakan, jangan salahkan kami (warga) jika ambil langkah sendiri,” tegasnya.

Sementara itu Teguh, perwakilan dari PT. SIER menyampaikan, secara teknis PT SIER sudah ada tenaga untuk melakukan memonitoring setiap hari.

“Memang aktivitas produksi ada pabrik yang menggunakan cerobong yang menghasilkan debu. Memang tidak hanya PT Smart, tapi ada beberapa pabrik lain yang diduga,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya sudah menggandeng dari pihak ITS untuk melakukan penelitian soal limbah debu ini berasal dari perusahaan mana saja.

“Dalam waktu dekat dari ITS akan presentasi membuktikan produksi debu ini dari material apa saja dan berasal dari perusahaan mana saja. Tunggu saja dari pembuktian hasil laboratorium dari ITS,” ungkapnya.(*)

Related Articles

Back to top button