Hukum dan Kriminal

PT. Bakti Satya Citra Take Over Konsumen  Sipoa Group

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Setelah memakan waktu yang panjang penyelesaian antara Sipoa Group dan para Konsumennya, akhirnya permasalahan tersebut terpecahkan dengan kehadiran Investor baru.

Investor baru tersebut bernama PT. Bakti Satya Citra yang telah mengambil langka untuk men-take over seluruh aset dan kewajiban PT. Sipoa Grup kepada para konsumen.

Hal ini seperti disampaikan Andrys Ronaldi, Direksi PT. Bakti Satya Citra, bahwa Perusahaannya mengambil alih tugas dan kewajiban PT. Sipoa terhadap para konsumennya, dan menjadi investor baru, tentunya melalui berbagai pertimbangan.

“Sebagai investor baru proyek-proyek PT. Sipoa, kami sudah mempertimbangkan banyak hal, sehingga kami berani melakukan take over,” kata Andrys di temui pada acara Gathering Management Team / Investor Baru Sipoa – Media Masa di Hotel Best Western Papilio,Surabaya pada Sabtu (28/3/2021).

Andrys kembali mengatakan, pertimbangan ini diantaranya masih ada beberapa unit usaha yang dimiliki PT. Sipoa, yang bisa diselamatkan.

“Sebelum kami melakukan take over, sebagai investor baru, kami sudah melakukan verifikasi dan validasi terhadap seluruh proyek-proyek yang dimiliki, sedang dikerjakan PT. Sipoa dan unit usahanya,” ungkapnya.

Selain itu.Masih kata Andrys, pihaknya juga melakukan verifikasi terhadap keabsahan dan legalitas, seluruh proyek milik PT. Sipoa.

“Bukan hanya itu, kami juga menayakan bagaimana kondisi proyek-proyek yang pernah dikerjakan PT. Sipoa itu. Kemudian, kami juga menanyakan bagaimana progres pembangunannya,” terang Andrys.

Terlebih meski sudah mengumumkan ke publik bahwa Perusahaannya saat ini telah menjadi investor baru, Pria mantan Direktur Lamborgini Indonesia tidak menjawab, berapa nilai Investasi yang sudah dikeluarkan perusahaan, untuk memodali seluruh proyek-proyek Sipoa, sehingga kedepannya pembangunan proyek Sipoa tersebut, bisa dilanjutkan lagi pembangunannya.

Andrys sendiri diacara gathering yang digagas Masbuhin and Partners Law Firm ini menyampaikan beberapa hal penting ke publik.

Pernyataan yang disampaikan Andrys itu adalah terkait rencana melakukan akuisisi. Lebih lanjut Andrys menyatakan, sebagai investor baru Sipoa Group, sejak tahun 2019, dengan didampingi Advokat Masbuhin dari Kantor Hukum Masbuhin And Partners, telah melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan akuisisi korporasi Sipoa Group, yang sebelumnya telah dikirimkan letter of Intents kepada Direksi Sipoa lama, sebelum pemeriksaan segi hukum, due diligence.

Atas dasar itu, pihak investor baru, telah meminta Advokat Masbuhin untuk melakukan pengumuman di salah satu media koran cetak di Jawa Timur, Senin (15/3/2021), yang bertujuan untuk mensosialisasikan kehadiran Perusahaan selaku managenent team atau investor baru Sipoa Group.

Andrys menambahkan, bahwa  pengumuman yang sudah dimuat di media tersebut, tentu sudah diketahui seluruh konsumen Sipoa Group, yang pada pokoknya berisi 4 hal, yakni, pengembalian uang atau refund kepada para konsumen Sipoa Group, nantinya akan dilaksanakan management team atau investor baru Sipoa Group, setelah semua proses verifikasi dan validasi data konsumen yang dilakukan outsourcing yang ditunjuk dan dalam pengawasan kantor hukum Masbuhin And Partners selesai.

Pelaksanaan refund, nantinya akan dilakukan secara bertahap, dengan kebijakan yang telah investor buat dan berlakukan secara khusus.
Terdapat tiga bentuk pilihan penyelesaian yang dapat dilakukan para konsumen Sipoa Group, yaitu refund uang cash, melanjutkan pembelian apartemen dan program penukaran unit.

Management Team atau investor baru Sipoa Group dipertengahan bulan April 2021, akan berkirim surat kepada seluruh konsumen, agar mempersiapkan dokumen-dokumen untuk diverifikasi dan di validasi seperti foto copy KTP, kwitansi DP atau lunas, surat pesanan, tanda terima pesanan, bayar angsuran, pembatalan pembelian atau akta pembatalan, tanda terima akta pembatalan serta Cek/BG yang dulu pernah diserahkan direksi lama Sipoa.

Hal lain yang dijelaskan Andrys selanjutnya adalah terkait dengan kerjasama yang sudah dilakukan dengan pihak-pihak lain, seperti inkoppol dan Bank Tabungan Negara (BTN) dan melanjutkan pembangunan proyek hunian dalam bentuk apartemen. ( Dji )

 

Related Articles

Back to top button