Life Style

Jelang Ramadhan 1442 H, Best Western Papilio Hotel Surabaya Hadirkan Menu Khas Timur Tengah

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Menjelang datangnya Bulan Ramadhan 1442 Hijriyah, Best Western Papilio Hotel Surabaya menghadirkan Paket Spesial untuk Berbuka Puasa bersama.

Pada tema Ramadhan kali ini, Best Western Papilio Hotel Surabaya masih mengulang kembali kesuksesan Kampung Omm Ali pada Tahun 2018. Namun kali ini , Hotel yang memiliki Bintang Empat ini, kembali mengusung Konsep dengan tema yang sama yakni bertajuk ” Kampung Omm Ali Jilid 2.

Best Western Papilio menawarkan berbagai menu Sweet Dessert yang akan menjadi Primadona, seperti Omm Ali ( semacam Bread Pudding ala Timur Tengah yang bertabur Kacang dan Kaya akan rasa ).

Untuk Tahun ini. Omm Ali Jilid 2, Chef Suro Hartoyo, Executive Chef, akan mengenalkan Menu Bubur Humaira sebagai alternatif lain untuk kudapan manis yang disajikan mulai 13 April ini.

” Bubur mutiara manis ini dilengkapi dengan berbagai topping yang lezat, tentunya dengan warnanya yang kemerah-merahan mengingatkan kita akan Aisyah, istri dari Nabi Muhammad SAW yang terkenal akan pipinya yang selalu bersemu merah,” kata Chef Suro Hartoyo.

Sementara Intan Manullang selaku Marcom Best Western Papilio Hotel menambahkan, bahwa sajian Menu berbuka puasa tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp. 99.000 nett / pax,

Menurut Intan, diharapkan kehadiran Kampung Omm Ali Jilid 2 ini bisa mengobati kerinduan masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat tentunya dengan konsep New Normal dan protokol Kesehatan.

Best Western Papilio Hotel. Masih kata Intan sapaan akrab Intan Manullang, sudah mengantongi sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) dan Sucofindo dengan hasil yang sangat memuaskan, sangat memprioritaskan bagi tamu yang berbuka puasa di Mariposa Restaurant dan Bantimurung Sky Pool & Café.

Best Western Papilio Hotel juga melakukan Prokes, mulai dari pintu masuk, para tamu wajib menggunakan hand sanitizer yang tersedia dan mengambil sarung tangan plastik untuk pengambilan makanan.

Di masa Pandemi tersebut, Kapasitas Restaurant yang semula menampung 150 orang, Namun semarang hanya dibatasi menjadi 75 orang. Pasalnya saat ini, masih diberlakukan Physical Distancing.

Selain itu, Lanjut Intan, dari sisi Internal Hotel, para staf dan manajemen pun sudah melalui vaksinasi yang diselenggarakan di Universitas Surabaya melalui aplikasi Halodoc untuk Sektor Pariwisata. Dengan hal ini,

” Diharapkan para tamu bisa terjaga keamanan dan keselamatannya di masa pandemi ini,” pungkas Intan. ( Dji )

Related Articles

Back to top button