Ekbis

PT Darmi Bersaudara Tbk, Optimis Tahun 2022 Pembukuan Keuangan Alami Peningkatan

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT Darmi Bersaudara Tbk ( Perseroan ), menyampaikan pertanggungjawaban atas aspek keterbukaan informasi Manajemen Perseroan kepada Otoritas Pasar Modal, Pemegang Saham, Pemangku kepentingan dan masyarakat luas.

Bertempat di Darbe Cafe, Jalan Manyar Indah No.57, Surabaya. pemaparan publik Ekspose tahun 2021 tersebut, digelar secara virtual dengan menghadirkan Direktur Utama PT Darmi Bersaudara Tbk, Nanang Sumartono Hadiwidjojo dan sejumlah Media Surabaya.

Menurut Nanang Sumartono Hadiwidjojo, bahwa penjualan sampai pada posisi bulan Agustus 2021.PT Darmi Bersaudara telah membukukan Ekspor hingga mencapai 44 Kontainer dengan tujuan Negara India, setara dengan volume 891,35 M3, dengan Eksposure angkanya mencapai Rp 4,3 Milyar yang setara dengan US$ 306,277.

Namun, Masih kata Nanang Sumartono, di tahun 2020, merupahkan tahun dlam kondisi Pandemi. PT Darmi berhasil mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 74,09 Milyar atau mencapai pertumbuhan 69,28% dari angka penjualan y.o.y per Desember 2019.

” Ini menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi Perseroan yang merupahkan sebagai Emiten, meskipun saat itu dalam situasi pandemi,” kata Nanang Sumartono Hadiwidjojo saat memaparkan lewat virtual pada Kamis ( 16/9/2021 ).

Nanang menjelaskan, bahwa penjualan mayoritas atau 90% dari total fokus, merupahkan penjualan ekspor pada tahun 2020 dengan mencapai 488 Kontainer setara volume 9.881,52 M3 atau senilai Rp 64,06 Milyar.

” Penjualan lokal atau domestik mencatatkan volume 5.149,03 M3 senilai Rp 10,02 Milyar. Artinya, penjualan diatas menggambarkan Perseroan sebagai Emiten dengan sangat maksimal mencari jalan keluar untuk tetap bisa bertahan di tengah situasi pandemi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa Highlight postur keuangan tahun pembukuan tahun 2020 adalah, angka penjualan Rp 74,089 Milyar, naik 69,38% dari tahun 2019. Pos Laba Bruto tercatat Rp 96 Juta atau turun 98,53% dari tahun sebelumnya.

” Perseroan menutup tahun 2020 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 379 Juta mengalami penurunan 88,51% dari Rp 3,3 Milyar pada tahun 2019 lalu. Dalam hal ini yang perlu ditekankan adalah Perseroan masih tetap bisa memperoleh keuntungan selama periode tahun buku 2020,” terangnya.

Saat ini. Lanjut Nanang, posisi jumlah aset Perseroan per Desember 2020 tercatat sebesar Rp 110,333 Milyar mengalami pertumbuhan 4,44%. Jumlah hutang Perseroan tercatat Rp 31.989 Milyar atau naik sebesar 16,18%. Sementara untuk jumlah Ekuitas tercatat sebesar Rp 78,344 Milyar atau naik tipis 0,31% jika dibandingkan dengan tahun 2019.

Profil Ratio Keuangan per 31 Desember 2020, tercatat ROA 0,34% turun dari 3,12% dari tahun lalu, ROE 0,48% turun dari 4,23% tahun lalu, DER 0,41x dibandingkan 0,35x di tahun 2019, GPM 0,13% turun dari 14,97% pada tahun lalu dan NPM sebesar 0,51% atau turun dari 7,54% dibandingkan tahun 2019.
Sejumlah peristiwa penting pada tahun 2020 yang dialami PT Darmi Bersaudara yakni bulan Februari 2020, ada penundaan Aksi korporasi Perseroan yaitu Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)/ Right Issue dikarenakan situasi awal pandemi pada saat itu, Oktober 2020, Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan penjualan y.o.y sebesar 73,52% di tengah masa pandemi, November 2020, ditengah situasi yang sulit saat pandemi, Bursa menyematkan status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang/ PKPU kepada Perseroan, dan Desember 2020, Perseroan bisa menyelesaikan PKPU dan Bursa menyatakan status PKPU Perseroan berakhir seiring dengan Homologasi yang ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Surabaya.

Di tahun 2021, Perseroan akan focus pada 2 hal yakni (1) Memulihkan ekspor Perseroan secara bertahap dalam masa pandemi. (2) meningkatkan Penetrasi Pasar langsung ke India melalui kantor perwakilan Perseroan yang sudah beroperasi penuh di India.

” Keduanya menjadi underlying factor bagi aksi korporasi Perseroan selanjutnya untuk sisa tahun 2021 dan 2022 mendatang,” ungkap Nanang.

Dia menambahkan, untuk Keuangan Perseroan pada pembukuan 2021, penjualan diproyeksikan mampu menyentuh angka Rp 19,072 Milyar dengan laba kotor sebesar Rp 3,197 Milyar, sehingga menghasilkan laba bersih sebesar Rp 1,239 Milyar.

Terlebih kata Nanang, Profil Proyeksi Kinerja Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2022 adalah nilai penjualan akan naik menjadi Rp 114,660 Milyar dengan asumsi bahwa pandemi Covid-19 sudah mulai melandai dan perlahan-lahan berlalu serta kondisi perekonomian Nasional maupun di tujuan eksport sudah berjalan kembali.

” Dengan penjualan ini, kami proyeksikan laba kotor sebesar Rp 19,222 Milyar, sehingga menghasilkan laba bersih sebesar Rp 7,451 Milyar,”  ungkapnya.        ( dji ).

Related Articles

Back to top button