Hukum dan Kriminal

BI Jatim Apresiasi Polda Jatim dan Polres Banyuwangi Dalam Ungkap Peredaran Upal

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Berkat kejelihan Polresta Banyuwangi, peredaran Uang Palsu ( Upal ) sebanyak 37.371 lembar dengan pecahan 100 ribu senilai Rp. 3.737.100.000 atau Total 3,7 Miliar telah diamankan.

Pengungkapan peredaran  Upal tersebut saat ini diamankan oleh Ditreskrimsus Polda Jatim berikut bersama 5 orang tersangka yang berinisial ASP alias Pak So (63), AAP alias Gus Ali (44), AUW alias Gus Mad (57), Serta kedua tersangka lain inisial AS (37) dan JS (56).

Seperti yang disampaikan Kepala Deputi Kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim, Imam Subarkah, peredaran Upal yang sudah diamakan Pihak Kepolisian Jatim tersebut kualitas bentuk uangnya sudah tak layak dan sangat mudah dideteksi keasliannya melalui metode 3D ( Dilihat, Diraba, Diterawang ).

” Bank Indonesia juga telah melakukan edukasi kepada masyarakat terkait uang rupiah melalui program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah (CBP),” kata Imam saat menghadiri press release terkait tindak kriminal pemalsuan uang rupiah di kantor Bid. Humas Polda Jatim.

Diungkapkan Imam sapaan Akrab Imam Subarkah, Upal yang dibuat oleh para pelaku ini sangat berbeda dengan uang asli yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia ( BI ).

Ia meminta kepada Masyarakat harus Pintar dan jeli untuk membedakan mana uang asli dan palsu. Dan ada beberapa contoh yang harus diketahui oleh masyarakat, untuk membedakan uang kertas asli atau palsu.

“Pertama, uang palsu itu lebih halus jika dibandingkan dengan uang asli pecahan RP 50.000, Rp 100.000 ribu. Karena uang asli itu cenderung lebih kasar, karena bahan bakunya terbuat dari serat kapas,” urai Imam.

Kedua. Masih kata Imam, ada benang pengaman pada uang kertas rupiah pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, dan Rp 20.000. Khusus untuk pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000. Benang pengaman ini akan berubah warna jika diterawang.

Selain itu. Lanjut Imam, , juga terdapat watermark pada semua pecahan uang kertas berupa gambar pahlawan Indonesia. Dari sisi desain, uang kertas rupiah memiliki desain, ukuran, dan warna yang terlihat terang, jelas, dan spesifik.

“Kalau uang palsu yang diamankan oleh polda jatim, warnanya tidak begitu terang,” tandas Imam Subarkah.

Pihaknya dari perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur berkeinginan untuk memberikan apresiasi kepada Polres Banyuwangi dan juga Polda Jawa Timur, yang berhasil mengungkap peredaran uang palsu di wilayah jawa timur. ( * dji )

Related Articles

Back to top button