Pendidikan

Melalui STEAM Expo 2024, Sampoerna Academy Meraih Rekor Muri

 

TANGERANG : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sampoerna Academy mencetak prestasi gemilang melalui STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics) Expo 2024 dengan meraih Rekor MURI sebagai sekolah dengan pameran karya STEAM terbanyak di Indonesia.

Total 776 proyek karya 1.802 murid Sampoerna Academy Jakarta L’Avenue, Sentul, BSD, Medan, dan Surabaya terkumpul dan menjadi wujud penerapan hasil pembelajaran dari tahun ajaran 2023-2024.

Dr. Mustafa Guvercin selaku Academic Director of Sampoerna Academy menyampaikan, Pedagogi STEAM dengan Project Based Learning (PBL) telah menjadi pondasi Sampoerna Academy dalam membina kemampuan siswa untuk terlibat dalam diskusi kritis dan memecahkan masalah.

“Sebagai pelopor pendekatan ini, Sampoerna Academy menekankan pengembangan kompetensi 5C (Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Character Development) pada seluruh peserta didik. Berhasilnya kami mencatatkan prestasi rekor MURI tentunya menjadi perwujudan komitmen kami sebagai pionir STEAM di Indonesia,” kata Dr. Guvercin dalam keterangan siaran pers Minggu ( 31/3/2024 ).

Kata Dr.Guvercin,selain pemecahan rekor MURI, Sampoerna Academy juga sukses menggelar STEAM Inter-School Competition 2024 yang diikuti oleh murid dari berbagai sekolah di Indonesia.

Mengusung tema “Build, Create, Innovate”, STEAM Inter-School Competition 2024 merupakan wujud dedikasi Sampoerna Academy dalam mempercepat penciptaan pemimpin masa depan yang kritis berpikir dan berperan sebagai pemecah masalah.

” Acara ini memberikan platform bagi para inovator muda untuk memamerkan kecakapan mereka dalam menghadapi dunia nyata,” ujar Dr Guvercin.

Ditempat yang sama, Aliaa Mohamed Samaha selaku Science Curriculum Head of Sampoerna Academy menambahkan, pentingnya peran Sampoerna Academy dalam menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan inovatif terhadap siswa ini.

“Kami sangat senang untuk menjadi tuan rumah STEAM Inter-School Competition 2024. Sebagai bagian dari STEAM Expo 2024, acara ini mencerminkan visi Sampoerna Academy untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan STEAM,” ungkapnya.

Samaha menjelaskan,Kompetisi ini merupakan platform bagi para inovator muda dari seluruh Indonesia untuk dapat menunjukkan hasil efektivitas pembelajaran STEAM.

Samaha  menjrentekan, STEAM Inter-School Competition 2024 yang terselenggara di Sampoerna Academy BSD merupakan babak final dari seluruh rangkaian kompetisi yang sudah dimulai sejak bulan Januari 2024.

Pendaftaran dibuka mulai 15 Januari – 1 Maret 2024, dengan periode pengiriman proyek dari 13 Februari – 1 Maret 2024. Pengumuman finalis diadakan pada 8 Maret 2024 dan sesi informasi untuk finalis pada 12 Maret 2024. Pameran, penilaian final, dan pengumuman pemenang diadakan di Sampoerna Academy BSD pada 23 Maret 2024.

Dr.Guvercin menjelaskan, bahwa Kompetisi ini diikuti 290 submission dengan total 162 siswa yang berasal dari berbagai sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti Banyuwangi, Surabaya, Medan, Kediri, Sragen, Lematang Ilir (SUMSEL), Denpasar, Malang, Sumenep, dan masih banyak lagi.

Dr.Guvercin menerangkan, kegiatan ini dibagi atas kategori Sekolah Dasar (G5-G6), Sekolah Menengah Pertama (G7-G9), dan Sekolah Menengah Atas (G10-G12), dengan tiga pemenang per kategori yang akan membawa pulang sertifikat, medali, dan hadiah uang tunai jutaan rupiah.

Menurut Dr.Guvercin, dengan meraih Rekor MURI dalam STEAM Expo 2024 serta sukses menyelenggarakan STEAM Inter-School Competition 2024, Sampoerna Academy menegaskan komitmennya sebagai pionir pendidikan STEAM di Indonesia.

Ia pun menambahkan,Prestasi ini bukan hanya mencerminkan keunggulan sekolah dalam memajukan pembelajaran STEAM, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam membentuk generasi pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan global dengan kritis, kreativitas, dan kolaborasi,” tandasnya.

“Harapannya, kami dapat mendorong lebih banyak sekolah dan siswa untuk terlibat dalam pendidikan STEAM. Semoga prestasi ini dapat membuka pintu bagi lebih banyak inovasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah di kalangan generasi muda Indonesia, mempersiapkan mereka untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan,” pungkas Dr. Guvercin. ( dji ).

Related Articles

Back to top button