Jelang Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Sidak Jalur Surabaya-Mojokerto

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA COM ) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mulai memanaskan mesin menyambut angkutan Lebaran 2026.
Melalui agenda “Safari Ramadhan”, jajaran manajemen melakukan inspeksi mendadak (sidak) prasarana mulai dari Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto untuk menjamin keselamatan penumpang.
Dipimpin langsung oleh Executive Vice President Daop 8 Surabaya, pengecekan ini menyasar titik-titik krusial operasional. Fokus utama pemeriksaan meliputi kondisi rel, wesel (pindah jalur), sistem persinyalan, hingga perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan.
Beberapa stasiun yang menjadi titik pantau utama antara lain Stasiun Wonokromo, Sepanjang, Krian, Tarik, hingga Mojokerto.
“Kami melakukan langkah preventif. Manajemen turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi fisik rel dan fasilitas pelayanan di stasiun benar-benar optimal sebelum lonjakan pemudik terjadi,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
Seiring dengan pengecekan fisik, data penjualan tiket menunjukkan tren peningkatan tajam. Hingga saat ini, sebanyak 222.556 tiket kereta api jarak jauh telah terjual. Angka ini setara dengan 39,5 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan untuk periode H-10 hingga H+10 Lebaran.
Puncak arus mudik sementara diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan total 20.780 tiket yang sudah dipesan.
Untuk mengakomodasi mobilitas tinggi tersebut, Daop 8 menyiagakan 59 perjalanan KA jarak jauh setiap harinya, yang terdiri dari 49 KA Reguler dan 10 KA Tambahan (berangkat dari Surabaya Gubeng, Pasarturi, dan Malang)
Guna memecah penumpukan penumpang di tanggal favorit, KAI masih menyediakan sisa kuota 121.057 tiket diskon.
Program stimulus Pemerintah ini memberikan potongan harga sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada keberangkatan 14–29 Maret 2026.
“Dari total 188.288 tiket diskon yang disiapkan, sudah 67.231 yang terjual. Kami imbau masyarakat segera memanfaatkan sisa kuota ini melalui kanal resmi sebelum habis,” sambung Mahendro.
KAI Daop 8 mengungkapkan komitmen nol kecelakaan (zero accident) dengan mewajibkan seluruh petugas menjalankan SOP secara konsisten dan menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis sepanjang jalur kereta. (dji)



