Berita Terupdate

  • Ekbis

    Perluas Program ‘Donasi Oksigen’, TPS Genapkan Tanam 7.000 Mangrove di Surabaya-Gresik 

        SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali memperluas jangkauan program keberlanjutan lingkungan bertajuk “Donasi Oksigen”. Upaya tersebut direalisasikan melalui penanaman 2.000 bibit mangrove…

  • Ekbis

    Cegah Penyelundupan Satwa Liar, TPS Perkuat Sinergi Pengawasan di Pelabuhan Tanjung Perak 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperketat pengawasan terhadap potensi penyelundupan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) ilegal di area pelabuhan. Sebagai logistics control point utama di Pelabuhan Tanjung Perak, anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas ini menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum lingkungan hidup dan konservasi. Upaya tersebut dipaparkan TPS saat menjadi narasumber dalam kegiatan Praktek Lapang Pelatihan School of Environmental Conservation and Environment Services Management (SECESM) Tahun 2026 di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Rabu lalu, 24 Juni 2026. Sebagai pintu gerbang ekspor-impor nasional, TPS beroperasi di dalam ekosistem kompleks yang melibatkan KSOP, Bea Cukai, Balai Karantina, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), serta aparat kepolisian (Ditpolairud Polda Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak). Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengungkapkan, peran TPS bukanlah sebagai aparat penegak hukum, melainkan sebagai fasilitator operasional yang menyediakan infrastruktur pemeriksaan yang terintegrasi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung instansi terkait melalui penyediaan sistem digital pelacakan, fasilitas Container Freight Station (CFS), area inspeksi bersama, dan data operasional untuk memastikan pengawasan berjalan optimal,”  kata Erika dalam keterangan resminya, Kamis, 25 Juni 2026. Dalam aktivitas pelabuhan, salah satu tantangan terbesar adalah modus salah deklarasi (misdeclaration) isi petikemas untuk menyelundupkan flora dan fauna dilindungi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, TPS menerapkan prosedur deteksi dini terpadu, yakni Analisis dokumen dan informasi intelijen melalui sistem risk profiling. Sementara untuk Petikemas yang terindikasi melanggar langsung diberi status hold untuk menghentikan pergerakannya. Tak hanya itu, pemeriksaan fisik kargo dilakukan bersama oleh Bea Cukai, Karantina, dan BBKSDA. “Jika terbukti ilegal, barang bukti diamankan oleh instansi berwenang dan proses hukum diserahkan kepada pihak kepolisian,” ungkap Erika. Melalui…

  • Ekbis

    Pangkas Waktu Layanan Kapal Hingga 59 Persen, PT TPS Raih Penghargaan Digital Customer Experience Innovation 2026 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. TPS  dianugerahi penghargaan Business to Business (B2B) Digital Customer Experience Innovation pada ajang bergengsi Marketeers OMNI Brands of the Year 2026 yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Selasa lalu, 23 Juni 1016 Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan TPS dalam meluncurkan inovasi digital Online Vessel Report (VEPORT). Aplikasi ini sukses mentransformasi proses administrasi pelayanan kapal dari sistem manual berbasis kertas menjadi layanan digital terintegrasi end-to-end yang transparan, cepat, dan efisien. Sebelum VEPORT digagas, proses administrasi vessel report di TPS berjalan lambat karena membutuhkan sedikitnya sembilan dokumen fisik, tanda tangan basah, dan kehadiran fisik pihak terkait di terminal. Namun, hadirnya VEPORT membawa perubahan signifikan pada operasional pelabuhan, yakni pemangkasan dengan  penyelesaian dokumen kapal terpangkas drastis dari rata-rata 22 jam menjadi hanya 9 jam (lebih cepat hingga 59%). Tak hanya itu, seluruh dokumen kini terdigitalisasi dan dapat diakses kapan saja secara real-time melalui sistem terminal. Sementara  Indeks kepuasan pelanggan internal menyentuh angka 84,2%, sementara kepuasan pelanggan eksternal mencapai 94,7% (kategori sangat puas). “Melalui VEPORT, kami menghadirkan layanan yang lebih transparan, cepat, dan efisien sekaligus meningkatkan customer experience secara berkelanjutan,” kata Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, dalam keterangan resminya. Secara finansial dan operasional, VEPORT memberikan dampak nyata bagi kedua belah pihak, dari sisi Internal (TPS) dapat menghemat biaya operasional hingga Rp56,6 juta per tahun berkat pengurangan penggunaan kertas (paperless) dan efisiensi lembur pegawai.  “Langkah ini sekaligus mendukung program pelabuhan ramah lingkungan (green port),” sambung Erika. Ari, Perwakilan Agen Pelayaran dari Evergreen Shipping Company, mengungkapkan, bahwa VEPORT tersebut dapat menghemat biaya hingga Rp.60 juta per tahun karena agen tidak perlu lagi datang langsung ke terminal untuk monitoring dokumen. “VEPORT sangat bagus, proses kerja menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien,” ungkap Ari. Ia juga menambahkan, bahwa  Fitur otomatisasi pada sistem ini juga memungkinkan verifikasi dokumen tetap berjalan lancar meski di luar jam kerja. Ajang Marketeers OMNI Brands of the Year merupakan apresiasi bagi perusahaan yang dinilai unggul dalam aspek innovation, impact, creativity, dan reach. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan posisi TPS sebagai “Reliable Terminal with Service Excellence” serta mencerminkan semangat…

  • Ekbis

    Tekan Ekonomi,TPS Gelar Pasar Sembako Murah  

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat komitmen kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “TPS Peduli, Warga Sehat & Bahagia”.…

  • Ekbis

    Gandeng PII Jatim, PT Terminal Petikemas Surabaya Perluas Penghijauan Pesisir hingga Gresik 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menggencarkan pelestarian lingkungan dengan menyalurkan 2.000 bibit mangrove untuk ditanam di Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu lalu, 13 Juni 2026. Aksi hijau ini merupakan kelanjutan dari program lingkungan TPS, setelah sebelumnya sukses mendistribusikan 3.000 bibit mangrove di kawasan Sontoh Laut, Surabaya. Penyaluran ribuan bibit ini merupakan bagian dari…

  • Ekbis

    Premi Cuma Rp1.000, Asuransi Group Shield Pro AXA Mandiri Sasar 2 Juta Polis di Livin’ 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) terus memperluas jangkauan proteksi masyarakat lewat inovasi digital terjangkau. Berkolaborasi dengan Bank Mandiri, perusahaan meluncurkan Asuransi Group Shield Pro dengan premi super murah, mulai dari Rp.1.000, yang dapat diakses langsung melalui fitur top up e-money di aplikasi Livin’ by Bank Mandiri. Inovasi ini terbukti sukses besar di pasar. Sejak resmi diluncurkan pada paruh kedua tahun lalu, produk asuransi digital ini telah mencatatkan penjualan fantastis hingga lebih dari 2 juta polis. Meski nilai preminya sangat terjangkau, produk ini memberikan manfaat perlindungan yang cukup signifikan. Nasabah bisa mendapatkan total santunan hingga Rp.10 juta terhadap risiko kecelakaan. Sebagai komitmen nyata dari manfaat proteksi ini, AXA Mandiri baru saja menggelar seremoni penyerahan klaim perdana kepada ahli waris nasabah Asuransi Group Shield Pro di Surabaya. “Kami percaya bahwa literasi asuransi tidak hanya melalui edukasi, tetapi juga melalui pengalaman langsung dalam merasakan manfaat perlindungan. Dengan premi yang sangat terjangkau, masyarakat dapat memulai langkah awal memiliki proteksi,” kata Direktur AXA Mandiri, Atta Alva Wanggai dalam keterangan resminya, Kamis, 18 Juni 2026. Upaya tersebut dirancang untuk menyasar segmen masyarakat yang sebelumnya belum terjangkau oleh layanan asuransi (unserved/underserved). Melalui pendekatan digital yang sederhana, AXA Mandiri berharap produk ini bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk membangun kesadaran finansial sejak dini. Berikut adalah rincian proteksi yang ditawarkan oleh Asuransi Group Shield Pro, yakni santunan akibat kecelakaan. Selain itu, manfaat jika mengalami cacat/ketidakmampuan akibat kecelakaan, dan penggantian biaya pengobatan rumah sakit akibat kecelakaan. Tak hanya itu, asuransi Group Shield  juga memberikan penggantian biaya pemakaman bagi nasabah. “Dengan pencapaian 2 juta polis yang sudah terjual, AXA Mandiri optimis produk ini dapat secara bertahap mendorong masyarakat…

    29 seconds ago

    Perluas Program ‘Donasi Oksigen’, TPS Genapkan Tanam 7.000 Mangrove di Surabaya-Gresik 

        SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali memperluas jangkauan program keberlanjutan lingkungan bertajuk…
    29 minutes ago

    Cegah Penyelundupan Satwa Liar, TPS Perkuat Sinergi Pengawasan di Pelabuhan Tanjung Perak 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperketat pengawasan terhadap potensi penyelundupan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) ilegal di area pelabuhan. Sebagai logistics control point utama di Pelabuhan Tanjung Perak, anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas ini menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum lingkungan hidup dan konservasi. Upaya tersebut dipaparkan TPS saat menjadi narasumber dalam kegiatan Praktek Lapang Pelatihan School of Environmental Conservation and Environment Services Management (SECESM) Tahun 2026 di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Rabu lalu, 24 Juni 2026. Sebagai pintu gerbang ekspor-impor nasional, TPS beroperasi di dalam ekosistem kompleks yang melibatkan KSOP, Bea Cukai, Balai Karantina, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), serta aparat kepolisian (Ditpolairud Polda Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak). Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengungkapkan, peran TPS bukanlah sebagai aparat penegak hukum, melainkan sebagai fasilitator operasional yang menyediakan infrastruktur pemeriksaan yang terintegrasi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung instansi terkait melalui penyediaan sistem digital pelacakan, fasilitas Container Freight Station (CFS), area inspeksi bersama, dan data operasional untuk memastikan pengawasan berjalan optimal,”  kata Erika dalam keterangan resminya, Kamis, 25 Juni 2026. Dalam aktivitas pelabuhan, salah satu tantangan terbesar adalah modus salah deklarasi (misdeclaration) isi petikemas untuk menyelundupkan flora dan fauna dilindungi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, TPS menerapkan prosedur deteksi dini terpadu, yakni Analisis dokumen dan informasi intelijen melalui sistem risk profiling. Sementara untuk Petikemas yang terindikasi melanggar langsung diberi status hold untuk menghentikan pergerakannya. Tak hanya itu, pemeriksaan fisik kargo dilakukan bersama oleh Bea Cukai, Karantina, dan BBKSDA. “Jika terbukti ilegal, barang bukti diamankan oleh instansi berwenang…
    51 minutes ago

    Dobrak Pasar Jatim, BMW Astra Surabaya Luncurkan Dua Mobil ‘M Series’ Sekaligus 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  – BMW Astra Surabaya resmi menggebrak pasar otomotif Jawa Timur dengan meluncurkan dua mobil…
    1 hour ago

    Pangkas Waktu Layanan Kapal Hingga 59 Persen, PT TPS Raih Penghargaan Digital Customer Experience Innovation 2026 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. TPS  dianugerahi penghargaan Business to Business (B2B) Digital Customer Experience Innovation pada ajang bergengsi Marketeers OMNI Brands of the Year 2026 yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Selasa lalu, 23 Juni 1016 Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan TPS dalam meluncurkan inovasi digital Online Vessel Report (VEPORT). Aplikasi ini sukses mentransformasi proses administrasi pelayanan kapal dari sistem manual berbasis kertas menjadi layanan digital terintegrasi end-to-end yang transparan, cepat, dan efisien. Sebelum VEPORT digagas, proses administrasi vessel report di TPS berjalan lambat karena membutuhkan sedikitnya sembilan dokumen fisik, tanda tangan basah, dan kehadiran fisik pihak terkait di terminal. Namun, hadirnya VEPORT membawa perubahan signifikan pada operasional pelabuhan, yakni pemangkasan dengan  penyelesaian dokumen kapal terpangkas drastis dari rata-rata 22 jam menjadi hanya 9 jam (lebih cepat hingga 59%). Tak hanya itu, seluruh dokumen kini terdigitalisasi dan dapat diakses kapan saja secara real-time melalui sistem terminal. Sementara  Indeks kepuasan pelanggan internal menyentuh angka 84,2%, sementara kepuasan pelanggan eksternal mencapai 94,7% (kategori sangat puas). “Melalui VEPORT, kami menghadirkan layanan yang lebih transparan, cepat, dan efisien sekaligus meningkatkan customer experience secara berkelanjutan,” kata Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, dalam keterangan resminya. Secara finansial dan operasional, VEPORT memberikan dampak nyata bagi kedua belah pihak, dari sisi Internal (TPS) dapat menghemat biaya operasional hingga Rp56,6 juta per tahun berkat pengurangan penggunaan kertas (paperless) dan efisiensi lembur pegawai.  “Langkah ini sekaligus mendukung program pelabuhan ramah lingkungan (green port),” sambung Erika. Ari, Perwakilan Agen Pelayaran dari Evergreen Shipping Company, mengungkapkan, bahwa VEPORT tersebut dapat menghemat biaya hingga Rp.60 juta per tahun karena agen tidak perlu lagi datang langsung ke terminal untuk monitoring dokumen. “VEPORT sangat bagus, proses kerja menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien,” ungkap Ari. Ia juga menambahkan, bahwa  Fitur otomatisasi pada sistem ini juga memungkinkan verifikasi dokumen tetap berjalan lancar meski di luar jam kerja. Ajang Marketeers OMNI Brands of the Year merupakan apresiasi bagi perusahaan yang dinilai unggul dalam aspek innovation, impact, creativity, dan reach. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan posisi…
    5 days ago

    Tekan Ekonomi,TPS Gelar Pasar Sembako Murah  

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat komitmen kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial…
    1 week ago

    Gandeng PII Jatim, PT Terminal Petikemas Surabaya Perluas Penghijauan Pesisir hingga Gresik 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menggencarkan pelestarian lingkungan dengan menyalurkan 2.000 bibit mangrove untuk ditanam di Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu lalu, 13 Juni 2026. Aksi hijau ini merupakan kelanjutan dari program lingkungan TPS, setelah sebelumnya sukses mendistribusikan 3.000 bibit mangrove di kawasan…
    1 week ago

    Premi Cuma Rp1.000, Asuransi Group Shield Pro AXA Mandiri Sasar 2 Juta Polis di Livin’ 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) terus memperluas jangkauan proteksi masyarakat lewat inovasi digital terjangkau. Berkolaborasi dengan Bank Mandiri, perusahaan meluncurkan Asuransi Group Shield Pro dengan premi super murah, mulai dari Rp.1.000, yang dapat diakses langsung melalui fitur top up e-money di aplikasi Livin’ by Bank Mandiri. Inovasi ini terbukti sukses besar di pasar. Sejak resmi diluncurkan pada paruh kedua tahun lalu, produk asuransi digital ini telah mencatatkan penjualan fantastis hingga lebih dari 2 juta polis. Meski nilai preminya sangat terjangkau, produk ini memberikan manfaat perlindungan yang cukup signifikan. Nasabah bisa mendapatkan total santunan hingga Rp.10 juta terhadap risiko kecelakaan. Sebagai komitmen nyata dari manfaat proteksi ini, AXA Mandiri baru saja menggelar seremoni penyerahan klaim perdana kepada ahli waris nasabah Asuransi Group Shield Pro di Surabaya. “Kami percaya bahwa literasi asuransi tidak hanya melalui edukasi, tetapi juga melalui pengalaman langsung dalam merasakan manfaat perlindungan. Dengan premi yang sangat terjangkau, masyarakat dapat memulai langkah awal memiliki proteksi,” kata Direktur AXA Mandiri, Atta Alva Wanggai dalam keterangan resminya, Kamis, 18 Juni 2026. Upaya tersebut dirancang untuk menyasar segmen masyarakat yang sebelumnya belum terjangkau oleh layanan asuransi (unserved/underserved). Melalui pendekatan digital yang sederhana, AXA Mandiri berharap produk ini bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk membangun kesadaran finansial sejak dini. Berikut adalah rincian proteksi yang ditawarkan oleh Asuransi Group Shield Pro, yakni santunan akibat kecelakaan. Selain itu, manfaat jika mengalami cacat/ketidakmampuan akibat kecelakaan, dan penggantian biaya pengobatan rumah sakit akibat kecelakaan. Tak hanya itu, asuransi Group Shield  juga memberikan penggantian biaya pemakaman bagi nasabah. “Dengan pencapaian 2 juta polis yang sudah terjual,…
    2 weeks ago

    Uji Pasar Domestik,Kokola Group Luncurkan Produk Eksklusif di Jakarta Fair 2026

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  — Produsen biskuit global asal Indonesia, Kokola Group, resmi melepas sejumlah lini produk teranyarnya secara eksklusif dalam ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 di JIEXPO Kemayoran. Upaya ini merupakan strategi dinamis perusahaan untuk menguji respons pasar domestik sebelum mendistribusikan produk baru tersebut secara massal ke pasar nasional. Selama pameran yang berlangsung dari 11 Juni hingga 12 Juli 2026, varian baru seperti Marie Susu Madu Kids, Mini Chips Hooray, dan Sugar Milk Crackers hanya bisa didapatkan secara eksklusif di area pameran. Setelah periode ini berakhir, produk-produk tersebut baru akan didistribusikan ke jaringan General Trade (GT) maupun Modern Trade (MT) di seluruh Indonesia. Meskipun telah sukses mengeksplorasi pasar ekspor di lebih dari 54 negara selama 53 tahun beroperasi, Kokola tahun ini memilih untuk memperkuat penetrasi pasar domestik. Strategi tersebut difokuskan untuk menyasar segmen konsumen keluarga serta menangkap fenomena penyedia jasa titip (jastiper) yang tengah marak. “Komitmen utama kami adalah tetap dekat dan relevan dengan akar kami, yaitu konsumen di Indonesia. Kami memanfaatkan panggung besar ini sebagai tempat peluncuran perdana produk eksklusif,” kata Manager Public Relations Kokola Group, Andi Fian Octavia, dalam keterangan resminya, Senin (15/6/2026). Untuk menarik volume penjualan massal dalam waktu singkat, Kokola menerapkan strategi penjualan paket ekonomis, termasuk paket Giant Bag dengan volume isi yang lebih besar dari standar pasar. Selain mengandalkan produk baru, volume penjualan di JFK 2026 juga didorong oleh produk terlaris (best seller) mereka, Kukis Black, yang mengandalkan formula rendah gula tanpa pewarna buatan. Hingga penutupan pameran pada Juli mendatang, produsen biskuit ini juga telah menjadwalkan penarikan undian Grand Prize serta program pencarian pembeli dengan akumulasi transaksi tertinggi (Top Spender). Acara spesial tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh pemuka agama…
    Back to top button