Berita Terupdate

    25 minutes ago

    Pengguna  Commuter Line Surabaya Tembus 8,1 Juta Penumpang, Naik 8 Persen di Semester I-2026 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Tren pergerakan masyarakat menggunakan moda transportasi massal berbasis rel di wilayah Jawa Timur…
    3 days ago

    BEI Segera Luncurkan ETF Emas, Investasi Emas Kini Bisa Transaksi Layaknya Saham 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — Pasar modal Indonesia bersiap memasuki era baru dengan rencana peluncuran produk investasi inovatif…
    3 days ago

    Genjot Target Transformasi Bisnis, TPS Cetak Pemimpin Berkarakter Coach dan Mentor 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Terminal Petikemas Surabaya (TPS) resmi merombak pendekatan kepemimpinan internalnya dari model instruktif tradisional…
    4 days ago

    Topang Indonesia Emas 2045, Kepesertaan JKN Tembus 282 Juta Jiwa, Selamatan 8 Juta Warga dari Kemiskinan 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, memaparkan Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025 dalam…
    7 days ago

    Libur Sekolah 2026: Penumpang Commuter Line Surabaya Melonjak, Tembus 374 Ribu Orang Sepekan! 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — Momentum libur sekolah tahun 2026 memicu lonjakan masif pergerakan masyarakat di Jawa Timur.…
    1 week ago

    Perluas Program ‘Donasi Oksigen’, TPS Genapkan Tanam 7.000 Mangrove di Surabaya-Gresik 

        SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali memperluas jangkauan program keberlanjutan lingkungan bertajuk…
    1 week ago

    Cegah Penyelundupan Satwa Liar, TPS Perkuat Sinergi Pengawasan di Pelabuhan Tanjung Perak 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperketat pengawasan terhadap potensi penyelundupan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) ilegal di area pelabuhan. Sebagai logistics control point utama di Pelabuhan Tanjung Perak, anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas ini menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum lingkungan hidup dan konservasi. Upaya tersebut dipaparkan TPS saat menjadi narasumber dalam kegiatan Praktek Lapang Pelatihan School of Environmental Conservation and Environment Services Management (SECESM) Tahun 2026 di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Rabu lalu, 24 Juni 2026. Sebagai pintu gerbang ekspor-impor nasional, TPS beroperasi di dalam ekosistem kompleks yang melibatkan KSOP, Bea Cukai, Balai Karantina, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), serta aparat kepolisian (Ditpolairud Polda Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak). Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengungkapkan, peran TPS bukanlah sebagai aparat penegak hukum, melainkan sebagai fasilitator operasional yang menyediakan infrastruktur pemeriksaan yang terintegrasi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung instansi terkait melalui penyediaan sistem digital pelacakan, fasilitas Container Freight Station (CFS), area inspeksi bersama, dan data operasional untuk memastikan pengawasan berjalan optimal,”  kata Erika dalam keterangan resminya, Kamis, 25 Juni 2026. Dalam aktivitas pelabuhan, salah satu tantangan terbesar adalah modus salah deklarasi (misdeclaration) isi petikemas untuk menyelundupkan flora dan fauna dilindungi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, TPS menerapkan prosedur deteksi dini terpadu, yakni Analisis dokumen dan informasi intelijen melalui sistem risk profiling. Sementara untuk Petikemas yang terindikasi melanggar langsung diberi status hold untuk menghentikan pergerakannya. Tak hanya itu, pemeriksaan fisik kargo dilakukan bersama oleh Bea Cukai, Karantina, dan BBKSDA. “Jika terbukti ilegal, barang bukti diamankan oleh instansi berwenang…
    1 week ago

    Dobrak Pasar Jatim, BMW Astra Surabaya Luncurkan Dua Mobil ‘M Series’ Sekaligus 

      SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )  – BMW Astra Surabaya resmi menggebrak pasar otomotif Jawa Timur dengan meluncurkan dua mobil…
    Back to top button