Umum

Kesenian Sandur Asal Bojonegoro Bakal Hadir di Taman Budaya Jawa Timur, Berikut Jadwal Mainnya

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Untuk meningkatkan Seni Budaya di Jawa Timur, Taman Budaya Provinsi Jawa Timur kembali bakal menggelar Kesenian Sandur dari Kabupaten Bojonegoro, pada hari Jum’at, 11 Oktober 2024.

Bertempat di Halaman depan Gedung Kesenian Cak Durasim Jalan Genteng Kali, Surabaya, kegiatan Seni Sandur tersebut di mulai pada pukul 19.00 WIB.

Meskipun kesenian Sandur tersebut hampir punah, namun kesenian teater tradisional dari warga Desa Ledok Kulon terus melestarikan seni tersebut dengan nilai – nilai kearifan lokal.

” Masyarakat Bojonegoro masih menggemari kesenian Sandur,” kata sang sutradara seni Sandur Agus Sighro Budiono dari keterangan resminya, 4 Oktober 2024.

Agus mengungkapkan, kesenian tradisional Sandur tersebut memiliki ciri-ciri sama dengan teater tradisional daerah lain, yakni mempunyai sifat yang sederhana dalam penyajiannya.

Agus juga membeberkan, bahwa daya tarik pertunjukan kesenian Sandur itu memiliki kemampuan sebagai pembangun dan pemelihara solidaritas kelompok serta sebagai pemelihara nilai-nilai kearifan lokal yang ada pada masyarakat.

Menurut Agus, tidak hanya sebagai fungsi tontonan atau hiburan semata. Namun, sambung Agus Kesenian Sandur juga sebagai media pelestari nilai-nilai kearifan lokal pada masyarakat.

Dia juga menambahkan, kesenian Sandur juga mengajarkan budipekerti tolong menolong dan teposeliro pada setiap pertunjukannya, terdapat pula nilai-nilai didalamnya seperti nilai edukatifnilai moral nilai keindahan nilai religius nilai hiburan dan nilai seni.

Dalam pertunjukannya, terang Agus, dilakukan selama 3 hingga 5 jam, pada malam harinya terbagi dalam delapan adegan yang terdapat dalam tiga babak pergantian babak selalu ditandai dengan tembang yang dilantunkan panjak hore.

Agus menilai, bahwa pertunjukkan sandur hingga saat ini masih menunjukkan eksistensinya dan semakin maju.

Dia pun mengungkapkan, Persepsi masyarakat terhadap kesenian Sandur sangat beragam banyak orang yang gemar menonton Sandur sebagai dampak positif dengan nilai – nilai yang ditampilkan, namun sebaliknya ada yang menilai bahwa kesenian Sandur hanya sebuah hiburan semata.

Meski begitu, imbuh Agus, Kesenian sandur ini tetap eksis dan bertahan di tengah-tengah perkembangan teknologi seperti sekarang ini karena kesenian Sandur tidak hanya berfungsi sebagai hiburan saja. Namun sebagai penyeimbang di tengah-tengah perkembangan teknologi sekarang ini.

Oleh sebab itu, kata Agus MGMP Kesenian dan Dinas Periwisata dan kebudayaan sepakat untuk memasukkan Sandur kedalam ekstrakulikuler di sekolah-sekolah SMK.

Pentas Kesenian Sandur yang bakal digelar di tanggal 11 Oktober 2024 di halaman depan Gedung Kesenaian Cak Durasim merupakan pergelaran yang dibawakan oleh Grup Kesenian Sandur Kembang Desa – Sanggar Sayap Jendela Kelurahan Ledok Kulon Bojonegoro.

Seni Sandur bakal dimainkan sekitar 30 orang personil dengan masing – masing 15 putra dan 15 putri.

Jangan lupa….ayo hadir dan saksikan pentas Kesenian Sandur. ( dji )

Related Articles

Back to top button