Peringati Hari Keluarga Nasional 2025, BPKK Surabaya Gelar Beragam Kegiatan Sekaligus Launching Buku
SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Eni Minarsih dari PKS, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas suksesnya acara puncak BPKK (Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga) Surabaya. Acara yang digelar pada Minggu pagi, 6 Juli 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan tokoh-tokoh penting di Surabaya dalam rangka Hari Keluarga Nasional.
Eni Minarsih mengungkapkan bahwa acara tersebut merupakan agenda puncak dari BPKK Surabaya, yang mana dihadiri oleh berbagai unsur yang terlibat dan mendukung kegiatan BPKK.
“Alhamdulillah, acara berjalan dengan baik dan cukup menjadi perhatian masyarakat Surabaya,” kata Eni Minarsih.
Dalam acara tersebut, terdapat berbagai kegiatan yang beragam, seperti senam bersama yang diikuti oleh 500 orang peserta, launching komunitas Bunda Cantik, dan peluncuran buku antologi karya anggota BPKK yang berjudul
“Menjadi Cahaya.” Buku tersebut berisi kisah-kisah inspiratif dan penuh makna, yang diharapkan dapat memberikan motivasi bagi masyarakat untuk menjadi lebih baik.
Reni Astuti, Anggota Komisi X DPR RI, menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional 2025, ia akan memberikan 100 buku gratis untuk perempuan-perempuan Surabaya.
“Buku-buku tersebut diharapkan dapat menjadi cerminan yang positif bagi kaum hawa,” terang Reni Astuti.
Sementara itu Johari Mustawan, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, mengungkapkan Surabaya saat ini telah mendapatkan pengakuan sebagai Kota Layak Anak dari internasional.
Ia juga menambahkan bahwa sebentar lagi, Surabaya akan menjadi Kota Layak Perempuan pertama di dunia.
“Kita harus memastikan bahwa perempuan Surabaya dapat hidup dengan aman, nyaman, dan berdaya,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Johari Mustawan mengajak semua pihak untuk mendukung upaya Pemkot Surabaya dalam membangun Surabaya sebagai Kota Layak Perempuan.
“Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa perempuan Surabaya dapat menjadi pilar utama dalam membangun keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. (dji)




