Ekbis

Java Fon Interior Dorong Revolusi Desain Interior Lokal Untuk Semua Kalangan

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Industri desain interior di Indonesia mengalami pergeseran signifikan. Jika dulu identik dengan kemewahan dan hanya menjangkau segmen menengah ke atas, kini tren berubah drastis.

Berkat inovasi produk dan komitmen pada manufaktur lokal, Java Fon Interior hadir sebagai pelopor yang ingin menjadikan desain interior berkualitas dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Seperti yang dipaparkan Presiden Direktur Java Fon Interior, Roberto Saputra menyoroti perubahan paradigma ini. Menurutnya, sepuluh tahun lalu, interior dianggap hanya untuk rumah besar, Kafe, Hotel, atau Restoran. Tapi sekarang, ada pergeseran besar di mana interior tidak lagi didominasi kalangan menengah ke atas, melainkan bisa menjangkau semua kalanga.

Roberto menilai, pergeseran tersebut didorong oleh kemunculan inovasi produk seperti plafon PVC dan wall panel. Dulu, untuk memiliki dinding motif marmer, harus membeli marmer asli yang mahal. Kini, dengan wall panel, cukup tempel film bermotif marmer, emas, perak, atau cermin, dan tampilan interior pun berubah drastis dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

“Inovasi inilah yang terus berkembang, sehingga interior ini dipercaya dapat menjangkau semua kalangan,” papar Roberto dalam acara pengenalan produk Java Fon, Kamis 24 Juli 2025.

Berbeda dengan banyak pemain di industri interior yang sekadar mengimpor dan mengganti merek, Java Fon Interior memilih jalur yang berbeda.

“Kami fokus pada manufaktur lokal, untuk itu, kami percaya diri ingin membangun industri lokal. Plafon PVC kami produksi di Indonesia oleh tangan-tangan ahli orang Indonesia, wall panel kami juga produksi di Indonesia, bahkan HPL yang sedang kami tes pasar juga diproduksi di Indonesia. Ini yang membedakan kami bukan sekadar trading.” urai Roberto.

Menurutnya, dengan fokus pada produksi lokal, Java Fon Interior merasa bertanggung jawab untuk mengedukasi pasar.

“Kami ingin mengedukasi bahwa plafon PVC bukan lagi kategori bahan bangunan, tapi lebih ke desain interior. Kami ingin plafon PVC naik kelas,” ungkap Roberto.

Ia juga menyampaikan, tak hanya produk, namun Java Fon Interior juga berambisi untuk meningkatkan keahlian tukang.

“Kami ingin tukang-tukang yang tadinya mungkin hanya pasang plafon, berubah menjadi tukang interior, karena ketika orang memasang plafon, mereka juga bisa mengubah wallpaper, lantai, dan lainnya.” tandas Roberto.

Komitmen pada konten lokal pun sangat tinggi, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 84% untuk produk Plafon PVC.

Roberto menjelaskan bahwa pasar plafon PVC memiliki empat tingkatan kualitas, yang menyebabkan variasi harga dan seringkali membingungkan konsumen. Sayangnya, tren saat ini cenderung mengarah pada perang harga murah, yang menurutnya dapat merusak citra industri.

“Banyak yang jual Rp.78.000 per meter konsumen, tapi kalau dipegang itu enteng dan remuk kayak kerupuk. Ini merusak industri karena masyarakat melihat plafon PVC jadi jelek,” kritiknya.

Untuk mengatasi hal ini dan mengangkat derajat plafon PVC, Java Fon Interior meluncurkan inovasi terbaru: Ultra Matte. Jika plafon PVC umumnya memiliki tampilan glossy atau mengkilap yang populer di daerah pinggiran kota, Ultra Matte hadir dengan tampilan doff atau tidak mengkilap sama sekali, menyerupai tekstur HPL.

“Dengan inovasi ini, Anda bisa memiliki atap dengan tampilan seperti kayu, tanpa perlu menggunakan kayu asli,” jelas Roberto.

Inovasi ini membuka pasar yang lebih luas untuk plafon PVC, memungkinkannya digunakan di hotel, kafe, restoran, dan kantor yang selama ini cenderung memilih gipsum dengan tampilan minimalis.

“Saya sudah melihat beberapa restoran menggunakan plafon PVC Ultra Matte, dan orang tidak menyangka itu plafon PVC, mereka pikir itu kayu.” katanya.

Selain Ultra Matte, Java Fon Interior juga menghadirkan inovasi ukuran dengan meluncurkan plafon PVC Ultra Compact berukuran 12 cm. Ukuran ini, yang biasanya 20 cm, akan memberikan tampilan mirip parket kayu saat dipasang di kamar.

“Misi kami adalah bahwa plafon PVC tidak hanya kategori bahan bangunan, tetapi lebih ke interior. Kami ingin mengembangkan ekosistem interior ini supaya maju,” pungkas Roberto.

Dengan fokus pada kualitas, inovasi, dan komitmen manufaktur lokal, Java Fon Interior siap menjadi pendorong utama pertumbuhan industri desain interior yang inklusif di Indonesia. (dji)

Related Articles

Back to top button