Dukung Pemenangan Er – Ji, Warga NU Sidosermo Melakukan Bai’at

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA. COM ) – Sebagai upaya untuk menggalang kekuatan dalam memenangkan Paslon Walikota Surabaya Er -Ji, Warga Nahdlatul Ulama yang berada di Sidosermo mendukung Paslon No Urut 1 dengan melakukan Bai’at.
Bertempat di Posko Pemenangan Er – Ji yakni dijalan Kutei 53 Surabaya.kegiatan acara Bai’at juga dihadiri oleh para Santri pada. Senin ( 12/10/2020 ).
Kunjungan Er – Ji disambut oleh KH. Abdul Qosim dengan diawali Bai’at,hal ini agar Eri Cahyadi yang juga merupahkan seorang dari Nahdlatul Ulama agar bisa memenangkan Pilwali Surabaya.
” Eri Cahyadi dzuriyat sidosermo” Bai’at yang dipimpin langsung oleh KH Abdul Qosim ini diikuti juga oleh para peserta Bai’at, sembari menunjukan telunjuk satu jari Kyai Abdul Qosim melakukan Bai’at.
” Kami bertekad menangkan Eri Cahyadi- Armudji dalam Pemilu Walikota Surabaya. Ini demi Surabaya yang Relegius,” kata KH Abdul Qosim yang diikuti seluruh peserta.
Meski ditengah masa pandemi Covid – 19, kegiatan Bai’at tersebut juga dihadiri oleh perwakilan MWC Relawan Gus Eri Cahyadi yang ada di setiap Kecamatan di kota Surabaya, kehadiran MWC Relawan Gus Eri Cahyadi ini juga mengikuti Bai’at.
Selain dari MWC Relawan Gus Eri Cahyadi , acara Bai’at juga dihadiri sejumlah relawan Lia Istifama terlihat pada acara tersebut.
Abdul Halim selaku koordinator Relawan Gus Eri Cahyadi mengatakan, bahwa kota Surabaya memiliki arti penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama.Dijelaskan Abdul Halim, bahkan kota yang dijuluki dengan kota pahlawan tersebut pada tahun 1926 telah didirikan organisasi yang menjadi titik awal kebangkitan ulama.
” Sidosermo memiliki andil besar lahirnya NU, sekarang ini dzuriyat Sidosermo berlaga dalam Pilwali. Apakah kita harus diam.? terangnya
Terlebih menurut Abdul Halim, selain pada faktor dzuriyat, Eri tercatat telah mengikuti PKP- NU ( Pelatihan Kader Penegak Nahdlatul Ulama), bahkan pria yang menjadi mantan Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya sudah mengikuti madrasah NU.
“karena kuat NU-nya makanya kita memiliki itikad mendorong Eri Cahyadi maju, bukan cuma itu kita memiliki tekad untuk menangkan Eri Cahyadi” paparnya.
Hal ini tidak bisa dipungkiri, bahwa kemenangan Eri Cahyadi juga kemenangan NU.
” Baiat ini dilakukan untuk menjaga semangat dan komitmen para santri,” imbuhnya
Diungkapkan Abdul Halim, bahwa para kaum santri Surabaya juga menjadi basis yang kuat dari kelompok nasionalis di kota Surabaya, sebut saja tokoh- tokoh nasionalis Indonesia seperti Soetomo dan Soekarno. Bahkan Soetomo dimakamkan hingga akhir hayatnya di makamkan di Surabaya.
Ditambahkan Abdul Halim Cahyadi yang berdarah NU menggandeng Armuji yang nasionalis.
” Sehingga pasangan ini menjadi perpaduan religius dan nasionalis, demi meneruskan kebaikan Bu Risma, memenangkan Er-Ji adalah wajib,” ungkapnya pada media. (*Dji )



