PT Darmi Bersaudara Tbk Paparkan Pencapaian Kinerja Terkini Sekaligus Rencana Kerja Tahun 2021

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA. COM ) – PT Darmi Perusahaan Tbk menggelar Paparan Publik Expose ( Pubex ) bersama sejumlah Awak Media Surabaya , pada hari Selasa ( 25/11 ) di Darbe Cafe yang berada di Jalan Manyar Indah No.57, Surabaya. Acara Publik Expose tersebut, berkaitan dengan Pencapaian dan Kinerja Terkini serta Rencana Kerja Mendatang di Tahun 2021.
Dihadapan sejumlah Awak Media, Nanang Sumartono.H, SH, selaku Direktur Utama PT Darmi Perusahaan Tbk memaparkan, meskipun masih dihadapkan dengan masa Pandemi Covid – 19. Pencapaian kinerja terkini pada Perusahaan PT Darmi Bersaudara Tbk, yakni pada tanggal 31 Oktober 2020 telah mencatat hasil ekspor yang signifikan.
” Meski dalam Pandemi, PT Bersaudara Tbk telah melakukan penjualan dengan melalui ekspor sebanyak 439 Kontainer dengan Volume sekitar 8.880, 12 M3 dengan nilai Rp. 58.834.992,49 atau setara $ 4.098.058,03.
Menurut Nanang Sumartono, bahwa untuk pencapaian kinerja terkini, Pasar Ekspor yang dilakukan oleh PT Darmi Bersaudara Tbk ini, masih Fokus pada pemasaran Perseroan yang ada di Negara India maupun Nepal.
Untuk penjualan di Tahun 2020. Masih kata Nanang, Pasar Ekspor yang masih berpotensi adalah Negara Korea Selatan dan Australia yang telah di Inisiasi oleh Perseroan selama tahun 2019 tersebut masih mengalami penundaan, hal ini lantaran adanya Pandemi Covid -19.
Terkait adanya Rencana Kerja Mendatang di Tahun 2021, Abdul Haris Nofianto, SH selaku Komisaris Utama PT Darmi Perusahaan Tbk menjelaskan, bahwa langkah PT Darmi Bersaudara Tbk dalam mewujudkan rencana kerja Operasional Perseroan di Tahun 2021 yang sudah diawali pada Tahun 2019.Pada Kwartal ke – 4, yakni membuka Representative Office di Kolkata – India yang beralamat di 14, N.S.Road 4th Floor, dengan nama SRP Timber.
” Pembukaan kantor perwakilan ini bertujuan untuk memperpendek jalur penjualan langsung end user,” papar Abdul Haris.
Dikatakan Abdul Haris, Menyebarnya Pandemi Covid -19 di seluruh Dunia,mendorong Perseroan untuk memaksimalkan upaya memangkas jalur Distribusi Produk dan Logistik yang tergganggu akibat Kebijakan Karantina atau Lockdown dari Pemerintah Lokal.
” Terutama yang di berlakukan Lockdown adalah Kota – Kota besar yang sebagian besar adalah Kota dengan Pelabuhan tujuan Ekspor Perseroan,” katanya.
Dijelaskan Abdul Haris, fungsi Kantor Perwakilan berperan Sentra dalam Penetrasi ke Pasar India selama masa Pandemi, yang tercermin pada Volume Ekspor atau penjualan yang tumbuh cukup signifikan.
” Tercermin pada kuantitas kontainer yang berhasil dikapalkan perseroan selama kurun waktu Juni hingga Oktober 2020,dimana pada saat itu Perseroan memutuskan untuk menerapkan strategi maksimalisasi fungsi Representative Office di Kolkata,” terangnya.
Ditambahkan Abdul Haris, pada April dan Mei 2020, bahwa Perseroan mengalami Stagnasi, hal ini dikarenakan Pemerintah India juga melakukan kebijakan yang sama yakni menerapkan kebijakan Lockdown akibat imbasnya Pandemi Covid – 19.
” Meski demikian, pada periode oktober 2020.Perseroan dapat mengirim 267 Kontainer atau perbulannya rata – rata 53 Kontainer, ini sudah mendekati angka normal sebelum Pandemi,” ujarnya.
Sebagai perbandingan selama Bulan Januari hingga Maret 2020, atau sebelum masa Pandemi di India. Jumlah Volume Ekspor yang berhasil di Kapalkan mencapai 172 Kontainer,atau rata -rata perbulannya adalah 57 Kontainer.
” Secara Aklamasi Perseroan mampu mempertahankan kinerjanya, hal ini terlihat pada pencapaian volume ekspor selama Januari hingga Oktober 2020 pengapalan kontainer mencapai 439 Kontainer meskipun saat itu dihadapi wabah pandemi Covid -19,” urainya.
Ditambahkan Abdul Haris. Pada Periode Oktober 2020. Representative Office di India juga mampu mendongkrak penjualan Ekspor Perseroan hingga tumbuh menembus 73,52 % pada posisi akhir Tahun 2019 lalu.
” Pencapaian ini menambah keyakinan perseroan bahwa eksentensi Representative Office dalam skema proses dan metode penjualan langsung kepada End User ini telah Esthablised dan dapat membantu perluasan area penjualan perseroan di India,”ungkap Abdul Haris. ( Dji )




