Ajari Siswa Berorganisasi dan Membentuk Karakter Siswa Bertanggung Jawab, SMP Al – Falah Surabaya Gelar Kampanye Debat Paslon dan Pemira

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebagai upaya untuk melatih cara berorganisasi siswa dan membentuk karakter siswa – siswi yang bertanggung jawab. SMP AL Falah yang berada di Kawasan Jalan Darmokali ,Surabaya memiliki cara tersendiri.
Cara yang dilakukan oleh SMP Al- Falah tersebut ialah dengan menggelar Debat Pasangan Calon (paslon) dan Pemilu Raya (pemira) untuk memilih perwakilan 3 organisasi, yakni Majelis Perwakilan Kelas (MPK), OSIS dan Remas. Acara ini sendiri digelar Selasa, (9/11/2021).
Kepala SMP Al Falah Surabaya, Jusa Indrawan menyampaikan,bahwa kegiatan yang menjadi rutinitas setiap tahunnya ini adalah sebagai upaya untuk menciptakan karakter siswa agar kelak nanti bisa menjadi anak yang berguna di mata masyarakat.
“Kami ingin para siswa ikut berkontribusi pada kemajuan sekolah melalui organisasi, karena ini akan sangat berguna bagi mereka ketika nanti hidup bermasyarakat. Dan untuk skala kecil akan dimulai disini yaitu untuk pemilihan calon Ketua MPK, Ketua OSIS dan Ketua Remas,” katanya
Diungkapkan Jusa panggilan akrab Jusa Indrawan, bahwa kegiatan ini seperti pemilu pada umumnya, dua paslon yanga merupakan hasil seleksi dari pengurus periode sebelumnya yang aktif, akan melaksanakan debat dari panelis, di mana panelis akan mengajukan pertanyaan untuk para paslon.
“Setelah pertanyaan dari panelis, nantinya para paslon akan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh paslon lain. Jadi ya seperti proses pemilu yang ada,” ujarnya
Terlebih kata Jusa, melalui kegiatan tersebut, diharapkan siswa – siswi dapat belajar cara berorganisasi dengan baik, yang akhirnya dapat membekali diri untuk menjadi siswa bertanggung jawab.
“Dalam pemira ini juga mengandung pembelajaran soal tanggungjawab, karena para paslon juga harus menyampaikan visi misi mereka, dimana visi misi itu harus sejalan dengan visi misi Al Falah, yakni menjadikan anak yang sholeh dan sholehah, bisa tampil baik secara akademik maupun akhlak,” tandas Jusa. ( dji )




