Birokrasi
Camat Asemrowo Klarifikasi Terkait Video Viral Sembunyikan Perempuan, Berencana Melaporkan ke Kepolisian

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )- Camat Asemrowo Khusnul Amin langsung memberikan klarifikasi terhadap tuduhan vidio viral yang menyembunyikan perempuan di Kantor Kecamatan Asemrowo.
Atas tuduhan tersebut, Camat Asemrowo memberikan klarifikasi di Kantor Kecamatan Asemrowo, pada Rabu, 8 Januari 2025, Chusnul Amin.Ia didampingi didampingi oleh Kasatpol PP Surabaya M Fikser bersama dua Staf Kecamatan,yakni Alfian dan Devi.
Dalam kesempatan itu, Amin menegaskan bahwa kejadian itu bermula dari penertiban bangunan liar di bawah tol jalan raya dupak rukun.
” Dari penertiban 20 bangunan ditahap awal lancar,” katanya kepada Suara Merdeka Jatim, pada Rabu, 8 Januari 2025.
Sedangkan penertiban pada tahap kedua yang berada dibawah Tol di jalan Tambak Mayor dengan 7 bangunana liar tidak ada kendala.
Begitu pula dengan penertiban bangunan liar pada tahap ketiga yang menyasar ke arah Timur sebelum Tol Tambak Mayor berupa rumah potong ayam dan penjual kayu tidak juga ada kendala.
Sayangnya, ungkap Camat Asemrowo, di saat memberikan peringatan terhadap bangunan liar yang ada di jalan perbatasan jalan Sukomanunggal dan Asemrowo, Namun, dari peringatan penertiban itu. diduga ada ormas yang langsung menggruduk di kantor kecamatan Asemrowo.

” Saat itu, saya beserta dua staf bernama Alfian dan Devi lagi rapat melalui zoom.Tapi mendadak ormas itu datang ke ruangan saya dengan menggedor – gedor pintu dan jendela,” kata Amin kepada Suara Merdeka Jatim.
Selanjutnya, masih kata Khusnul Amin, dengan kedatangan mereka yang lebih dari puluhan orang itu, membuat seluruh staf, bahkan camat ketakutan.
” Kami panik dengan kedatangan mereka,” tandasnya
Sementara itu, Devi salah satu staf kecamatan yang dituding disembunyikan oleh camat itu mengklarifikasi, bahwa itu tidak dibenarkan pasalnya, dengan kedatangan orang – orang yang arogan itu membuatnya panik.
” Saya sebagai perempuan merasa ketakutan melihat banyak orang – orang arogan yang masuk, sehingga spontanitas saya bersembunyi dibawa meja pak camat,” terangnya.
Padahal, sambung Devi, tidak hanya dirinya saja. Namun ada rekannya lagi bernama Alfian yang saat itu juga melakukan rapat zoom bersamaan dengan pak camat
” Di ruangan itu ada saya ( Devi ), Alfian, dan Pak Camat yang sedang rapat zoom membahas inovasi dan CSR bagi warga yang tidak mampu,,” ujar Devi.
Ditempat yang sama, Alfian yang juga Staf Kecamatan Asemrowo membenarkan kejadian pada saat itu, ia menjelaskan bahwa orang – orang arogan itu masuk diruangan secara tiba – tiba
Menanggapi tudingan terhadap Camat Asemrowo yang menyembunyikan perempuan di ruangan itu, Pihaknya berencana melaporkan ke kepolisia.
” Saya akan berkoordinasi bersama keluarga untuk berencana melaporkan ke kepolisian.sebab ini merupakan aib dan fitnah,” ungkap Amin.
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Surabaya Muhammad Fikser akan mendukung Camat Asemrowo terkait berencana melaporkan ke pihak berwajib. (dji)




