Pendidikan

Ciptakan Pemadam Api Berbasis Suara, Ratusan Inovasi Siswa Unjuk Gigi di STEAM Expo 2026

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sampoerna Academy kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, & Mathematics (STEAM) melalui gelaran STEAM Expo 2026.

Mengusung tema “Inventing Tomorrow”, ajang tahunan ini memamerkan 707 proyek inovatif hasil karya siswa dari seluruh kampus Sampoerna Academy di Indonesia.

Pameran yang berlangsung serentak pada 30 hingga 31 Januari 2026 ini bukan sekadar ajang pamer karya, melainkan pembuktian pola pikir solutif siswa dalam menjawab tantangan global.

Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah Sonic Fire Extinguisher. Prototipe alat pemadam api ramah lingkungan ini dikembangkan oleh siswa Grade 5, Sam Gregory Pramono, Sophia Thea Sukmana, dan Yang Yu Tong. Berbeda dengan alat pemadam konvensional yang menggunakan zat kimia, inovasi ini memanfaatkan kekuatan gelombang suara untuk memadamkan api tanpa risiko residu kesehatan.

Selain itu, tim siswa lainnya menghadirkan City of the Future, sebuah konsep kota pintar yang sepenuhnya bertenaga surya.

“Energi surya tidak menimbulkan polusi dan tidak akan habis. Ini adalah langkah nyata untuk melindungi lingkungan dan menciptakan dunia yang lebih baik,” kata William Richmond Suharly, salah satu pengembang proyek tersebut.

Untuk menjamin kualitas ilmiah, Sampoerna Academy menggandeng Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) sebagai dewan juri. Keterlibatan ALMI bertujuan memberikan perspektif riset nyata kepada siswa sejak dini.

Perwakilan ALMI, Sritrusta Sukaridhoto, S.T, Ph.D, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah investasi besar bagi masa depan Indonesia. “Ini adalah transformasi karakter. Kami membawa riset nyata ke ruang kelas untuk menginspirasi siswa agar melampaui teori menuju inovasi yang berdampak,” tegasnya.

Principal Sampoerna Academy Grand Pakuwon Campus, Mary Jane, menekankan bahwa fokus utama pendidikan STEAM adalah pada proses, bukan sekadar hasil akhir.

“STEAM Expo mendorong siswa mendalami bagaimana ide dirancang, diuji, dan dievaluasi. Pendekatan ini membentuk pola pikir kepemimpinan yang adaptif dan solutif,” jelas Mary Jane.

Sebagai kelanjutan dari rangkaian acara ini, Sampoerna Academy akan menggelar STEAM Competition 2026 pada 7 Maret mendatang di Kampus L’Avenue, Jakarta. Kompetisi ini dibuka untuk siswa dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia sebagai upaya memperluas semangat inovasi nasional. (dji)

Related Articles

Back to top button