Kanwil DJP Jatim 1 Gelar Edukasi Coretax Bagi Wajib Pajak Prioritas

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sugeng Pamilu Karyawan, Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Jawa Timur I, yang mewakili Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Sigit Danang Joyo membuka langsung acara perdana kegiatan diseminasi Coretax System kepada wajib pajak strategis pada hari ini.
Kegiatan yang digelar di Ruang Penyuluhan Lantai 8 Kanwil DJP Jawa Timur I direncanakan berlangsung hingga November 2024.
” Kegiatan tersebut dengan sesi edukasi yang diadakan setiap dua hari sekali. Setiap sesi akan melibatkan 20 wajib pajak strategis yang diharapkan akan mendapatkan pemahaman mendalam Coretax, termasuk pengenalan antarmuka pengguna (user interface) dan tata cara penggunaan sistem tersebut,” kata Sugeng Pamilu kepada awak media, pada hari Senin, 27 Agustus 2024.
Dijelaskan Sugeng, Coretax merupakan sistem administrasi layanan Direktorat Jenderal Pajak yang memberikan kemudahan bagi pengguna, baik internal maupun eksternal. Coretax meningkatkan otomatisasi dan digitalisasi layanan administrasi perpajakan dan mengintegrasikan berbagai layanan selama telah disediakan DJP.
” Kita memberikan layanan seperti pada DJP Online, e-Nofa, pembayaran, Eol, dan lainnya dengan menyatukan layanan tersebut dalam Coretax,” ujarnya.
Dia juga mengungkapkan, Coretax menyediakan layanan Perpajakan yang cepat, dapat diakses dari berbagai saluran (omni channel), dan dapat dimonitor secara real-time oleh wajib pajak (tracking) sehingga dapat menurunkan biaya kepatuhan (cost of compliance) wajlb pajak.
Selain itu, sambung Sugeng, Coretax juga memberikan transparansi akun Wajib Pajak yang memungkinkan wajib pajak dapat melihat seluruh transaksi (360-degree view) sehingga mempermudah wajib pajak melakukan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakannya dan menghadirkan pengawasan dan penegakan hukum yang lebih berkeadilan bagi wajib pajak melalui penerapan kepatuhan berbasis risiko.
Pada kegiatan ini, Coretax System diperkenalkan sebagai solusi untuk memudahkan dan mengurangi biaya kepatuhan wajib pajak. Wajib pajak yang diundang dalam sesi hari ini, langsung mempraktikkan penggunaan Coretax System dalam proses bisnis mereka, dengan pendampingan interaktif dari tim edukator Coretax Kanwil DJP Jawa Timur I.
“Kami sangat mengharapkan masukan dari Bapak/Ibu setelah menerima edukasi ini. Masukan tersebut akan kami eskalasi untuk penyempurnaan layanan saat Coretax diimplementasikan secara nasional,” beber Sugeng.
Dia menambahkan, Diseminasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di bidang perpajakan.
“Dengan diperkenalkannya Coretax, kami berharap wajib pajak dapat merasakan kemudahan dan kecepatan dalam mengurus administrasi perpajakan. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi, sekaligus mengurangi potensi kesalahan dalam proses pelaporan,” tandasnya.
Menurutnya, diseminasi tersebut diharapkan menjadi katalisator dalam mempercepat implementasi Coretax di seluruh Indonesia, serta mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan perpajakan yang modern dan berbasis teknologi.
Diseminasi ini juga menjadi bagian dari upaya DJP Jawa Timur I untuk mengedukasi wajib pajak tentang pentingnya transformasi digital dalam administrasi perpajakan.
Selain itu, imbuh Sugeng, dengan diperkenalkannya Coretax, diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dalam pelaporan pajak, tetapi juga meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui kemudahan dan kecepatan akses layanan.
” Melalui pendekatan yang proaktif dan inklusif, DJP berharap dapat menciptakan ekosistem perpajakan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan wajib pajak,” pungkasnya. ( dji )




