Mahasiswa Asing Unesa Merasakan Tradisi Buka Bersama di Indonesia

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebanyak enam mahasiswa Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berpartisipasi sebagai panitia dalam acara buka bersama di halaman depan gerbang utama Unesa Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya.
Mereka merupakan mahasiswa S-1 dan S-2 Program Kemitraan Negara Berkembang (KNB) yang berasal dari India, Malaysia, Filipina, Yaman, Uganda, dan Myanmar.
Kegiatan ini dimaksudkan agar mahasiswa asing dapat merasakan secara langsung tradisi khas Indonesia saat bulan Ramadan, yakni buka bersama.
Octo Dendy Andriyanto, Ketua Program BIPA Unesa mengatakan, bahwa kegiatan merupakan representasi nilai-nilai sosial dan keberagaman agama di Indonesia.
Bagi mahasiswa asing, sambung Octo, kegiatan seperti ini merupakan pengalaman belajar yang tak ternilai. Mereka tidak hanya belajar bahasa Indonesia melalui buku atau di kelas perkuliahan, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, harapannya mereka punya pengalaman akan toleransi, juga pengalaman serta pemahaman lintas budaya,” kata Octo Dendy Andriyanto dalam siaran pers, Jumat 7 Maret 2025.
Mahasiswa asing yang berpartisipasi dalam kegiatan ini juga menyampaikan kesan dan pengalaman mereka. Moaadh Ghamdan Ali Abdulqader, mahasiswa BIPA Unesa asal Yaman, mengaku menikmati kegiatannya sebagai panitia bukber di Unesa. Lu Min Khan, mahasiswa asal Myanmar, mengatakan bahwa kegiatan ini mengingatkan pada tradisi serupa di negaranya.
Senada diungkapkan, Wan Nur Hafizah Binti Wan Mohammad Noor, mahasiswa S-2 asal Malaysia, mengaku terkesan melihat antusiasme civitas dan masyarakat yang ikut meramaikan acara buka bersama tersebut.
Sementara itu, Dianoray Decampong H. Omar, mahasiswa S-2 BIPA asal Filipina, juga merasa senang melihat antusiasme pengunjung yang terus berdatangan.
Octo menilai, bahwa kegiatan buka bersama ini merupakan contoh nyata dari keberagaman dan toleransi di Indonesia.
Octo pun menegaskan, dengan melibatkan mahasiswa asing dalam kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan pengalaman lintas budaya bagi mahasiswa asing. ( dji )




