Melalui Festival JCC 2023 BI Jatim Dongkrak Wisata Kawasan Peneleh

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Doddy Zulverdy mengungkapkan, Pihaknya tidak menginginkan ekonomi dunia yang sedang melambat ini berpengaruh besar terhadap ekonomi bangsa Indonesia, khususnya pada ekonomi Jawa Timur.
Oleh karena itu.Menurut Doddy Zulverdy, Masyarakat harus bisa mencari peluang terkait potensi – potensi ekonomi Domestik.Seperti Ekonomi Lokal yang tetap bisa bertahan,kendati permintaan ekspor dunia masih terganggu.
Untuk itu, Pihaknya melihat dalam potensi ini ada pengembangan Dua ( 2 ) Aspek yakni pada aspek penguatan UMKM dan pengembangan Pariwisata.
” Inilah dua sektor yang menurut kami bisa kita dorong meski ekonomi dunia tidak menentu,” kata Doddy Zulverdy saat ditemui usai acara Festival Kampung Peneleh, Sabtu ( 8/7/2023 ).
Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Triwulan 1 Tahun 2023 Meningkat Sebesar 4,96 Persen ( YOY )
Doddy menjelaskan,seperti UMKM yang disandingkan dengan Festival Java Coffee Culture ( JCC ), yang cukup berhasil dalam menghidupkan UMKM di Kawasan Jalan Tunjungan.Selain itu, juga mendorong Komunitas Kopi di Jawa Timur ,khususnya di Surabaya agar semakin semangat dalam mengembangkan produk – produk Inovasi,baik dari sisi inovasi produknya, dan Inovasi Kedai Kopi yang lebih menarik.
” Kita tahu kopi ini hubungannya sangat kuat dengan pariwisata,bahkan kopi juga memicu orang untuk menghidupkan destinasi wisata.Tentunya kita gunakan momentum JCC ini untuk mendongkrak kehidupan wisata di kawasan Peneleh,” tandas Doddy Zulverdy.
Ia mengungkapkan,Kenapa Bank Indonesia memilih kampung Peneleh ?
Hal ini berdasarkan kajian yang dilakukan BI bersama Komunitas Sejarahwan dan Dinas Pariwisata Kota Surabaya yang merupahkan Kawasan yang memiliki Modal atau Potensi Sejarah yang lengkap.
” Kawasan Peneleh ini sangat luar sejarahnya, mulai dari sejarah jaman Majapahit,Belanda,hingga jaman pergerakan dan Kemerdekaan,” pungkasnya. ( dji )




