Ekbis

Perkuat Komitmen Hijau, TPS Perluas Ruang Terbuka Hijau Jadi 3 Hektare di Kawasan Pelabuhan

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), resmi memperluas kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lingkungan terminal melalui pengembangan Taman Adaptif dan Taman Kolaboratif.

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat keseimbangan antara produktivitas layanan logistik nasional dengan pelestarian lingkungan.

Melalui penambahan lahan seluas hampir 3.000 m² ini, total luasan RTH di wilayah kerja TPS kini meningkat signifikan dari 27.988 m² menjadi 30.897 m² atau setara dengan 3,09 hektare. Luas lahan hijau ini hampir menyamai ukuran empat lapangan sepak bola standar.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menegaskan bahwa pengembangan kawasan hijau ini adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengintegrasikan operasional bisnis dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan layanan kepelabuhanan dapat terus berjalan secara andal. Penguatan RTH menjadi ikhtiar kami untuk menyeimbangkan produktivitas pelabuhan dengan kesehatan ekosistem,” kata Erika dalam keterangan resminya. Kamis, 15 Januari 2026.

Sebagai salah satu terminal petikemas tersibuk di Indonesia, TPS menyadari tingginya intensitas aktivitas industri dan transportasi di kawasan tersebut.

Menurut Erika, saat ini TPS telah mengelola sekitar 3.500 pohon yang memiliki peran vital sebagai penyangga lingkungan.

Ia menyebutkan, produksi Oksigen telah menghasilkan lebih dari 400 ton oksigen per tahun (mencukupi kebutuhan ribuan orang).

Selain itu, sambung Erika, serapan karbon juga mampu menyerap sekitar 77 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahunnya.

Sedangkan dari fungsi Mikro dapat menurunkan suhu mikro kawasan, menyerap polutan udara, serta menjadi area resapan air.

Erika menilai, inisiatif ini merupakan kelanjutan dari program High Plantation, Zero Emission yang telah digulirkan sejak 2023.

“Dengan peningkatan luasan RTH ini, TPS berkomitmen untuk terus menekan jejak emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas bongkar muat dan pergerakan kendaraan di area pelabuhan,” ungkapnya.

Ke depan, TPS berencana untuk terus mengembangkan inisiatif ramah lingkungan lainnya guna mendukung target penurunan emisi nasional serta memastikan keberlanjutan ekonomi jangka panjang melalui operasional pelabuhan yang bersih. (dji)

Related Articles

Back to top button