Pupuk Budaya Literasi, TPS Ajak Anak Pekerja “Berpetualang” Lewat Metode Read Aloud

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar kegiatan edukatif dan inovatif bagi anak-anak pekerja Perusahaan.
Dengan menggandeng komunitas Read Aloud (RA) Surabaya, TPS mengemas pengenalan dunia pelabuhan melalui metode membacakan nyaring yang interaktif, pada Jumat lalu, 9 Januari 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan Yuliana Sidharta, atau yang akrab disapa Kak Jules, inisiator Komunitas RA Surabaya. Dalam sesi tersebut, anak-anak diajak menyelami dunia logistik melalui teknik read aloud yang dikombinasikan dengan penggunaan boneka tangan serta visualisasi layar LCD.
Teknologi ini memungkinkan peserta merasakan pengalaman simulasi berpetualang di dalam terminal petikemas secara nyata.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan, inisiatif ini merupakan bagian dari program tanggung jawab perusahaan terhadap pengembangan karakter dan pendidikan generasi penerus.
“Kami ingin mengajak anak-anak mengenal lingkungan kerja orang tua mereka dengan cara yang menyenangkan. Selain edukasi, kami berharap kegiatan ini memberikan dampak jangka panjang bagi tumbuh kembang mereka, terutama dalam membangun karakter positif melalui kegemaran membaca,” kata Erika dalam keterangan resminya, Senin, 12 Januari 2026.
Menurutnya, pemilihan metode read aloud ini didasari atas efektivitasnya dalam merangsang imajinasi dan kemampuan berbahasa anak. Berbeda dengan membaca pasif, metode ini mendorong diskusi dua arah dan ekspresi pendapat dari anak-anak.
Di tempat yang sama Kak Jules mengungkapkan, literasi yang diperkenalkan sejak dini harus jauh dari kesan membosankan.
“Melalui read aloud, anak-anak belajar berkomunikasi dan memahami nilai-nilai positif dari setiap cerita. Kami ingin menanamkan pesan bahwa membaca adalah aktivitas yang menyenangkan sekaligus penuh manfaat,” ungkapnya.
Kolaborasi ini juga menonjolkan pentingnya peran keluarga dalam literasi. Sebagai penggerak RA Surabaya, Kak Jules secara konsisten mengampanyekan pendekatan yang hangat dan komunikatif agar buku menjadi bagian dari kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
Sementara itu, Erika menambahkan, dengan terselenggaranya kegiatan ini, TPS berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki minat baca yang tinggi sebagai modal utama menghadapi masa depan. (dji)



