Umum

BPJS Kesehatan Surabaya Jamin Layanan JKN Tetap Buka Selama Libur Lebaran 1447 H

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – BPJS Kesehatan Cabang Surabaya memastikan seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap mendapatkan akses layanan kesehatan dan administrasi yang optimal selama masa libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras, mengatakan, prinsip portabilitas tetap menjadi prioritas utama. Hal ini memungkinkan pemudik untuk mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) meskipun berada di luar domisili tempat mereka terdaftar.

Peserta JKN yang sedang mudik dapat berobat di FKTP luar domisili dengan batasan maksimal tiga kali kunjungan dalam satu bulan. Namun, dalam situasi kegawatdaruratan medis, aturan rujukan ditiadakan demi keselamatan pasien.

“Apabila peserta mengalami kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan maupun tidak wajib memberikan pelayanan tanpa perlu rujukan dari FKTP,” kata Aras dalam keterangan resminya, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Aras, jika terjadi kendala di rumah sakit, peserta dapat langsung menghubungi petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) yang kontak dan fotonya terpampang di area publik rumah sakit, atau melalui petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP).

Bagi penderita penyakit kronis yang tergabung dalam Program Rujuk Balik (PRB) dan Prolanis, BPJS Kesehatan memberikan kompensasi khusus. Peserta diperbolehkan mengambil obat maksimal tujuh hari sebelum jadwal habis jika bertepatan dengan masa libur lebaran.

Pengambilan obat bagi pemudik juga dipermudah. “Peserta cukup datang ke FKTP di daerah tujuan mudik untuk mendapatkan resep, lalu menebusnya di apotek yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan setempat,” sambungnya.

Aras menerangkan, untuk layanan administrasi tatap muka, Kantor Cabang Surabaya akan tetap beroperasi terbatas pada tanggal18, 20, 23, dan 24 Maret 2026

Jam operasional di buka mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB

Aras menambahkan, selain layanan fisik, kanal digital seperti Aplikasi Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA (08118165165), dan Care Center 165 tetap siaga melayani peserta selama 24 jam penuh.

Kebijakan ini disambut baik oleh masyarakat, salah satunya Madha Eko Prastio (30), peserta JKN penderita gagal ginjal asal Surabaya. Ia mengaku tidak lagi khawatir mengenai keberlanjutan layanan cuci darahnya selama musim mudik.

“Sebagai penderita penyakit kronis, saya merasa tenang karena BPJS Kesehatan tetap menjamin akses layanan meski di masa libur,” ungkap Madha.

Muhammad Aras mengimbau pemudik untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif sebelum berangkat. Bagi peserta yang memiliki tunggakan, disarankan memanfaatkan Program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap) agar proteksi kesehatan tetap terjamin selama perjalanan. (dji)

Related Articles

Back to top button