Melalui Strategis Bisnis Berkelanjutan, AXA Mandiri Sabet ESG Award 2026
SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) berhasil meraih penghargaan bergengsi ESG Award 2026 by KEHATI untuk kategori Investor Insurance Company.
Penghargaan ini diberikan atas konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh aspek bisnis dan operasionalnya.
Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen AXA Mandiri dalam menjalankan strategi bisnis berkelanjutan melalui pengembangan produk inklusif, pengelolaan investasi berbasis ESG, serta penerapan tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab.
Dalam praktiknya, AXA Mandiri mengimplementasikan kerangka AXA Entities Sustainability Index (AESI) untuk menyelaraskan standar keberlanjutan global Grup AXA dan sinergi bersama Bank Mandiri.
Chief Marketing, Product & Transformation AXA Mandiri, Theodores Tangke, menyampaikan penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi perusahaan untuk memperkuat komitmen keberlanjutan.
“Keberlanjutan bukan sekadar inisiatif perusahaan, tetapi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis kami. Melalui pengembangan produk asuransi yang inklusif, pengelolaan investasi berbasis ESG, serta tata kelola yang bertanggung jawab, kami ingin menghadirkan perlindungan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, masyarakat, dan lingkungan,” kata Theodores dalam keterangan resminya, Rabu, 19 Agustus 2026.
Pada aspek sosial, AXA Mandiri mewujudkan komitmennya melalui penyediaan produk perlindungan keuangan yang inklusif.
Menurut Theodores, hingga akhir tahun 2025, AXA Mandiri mencatat lebih dari 650 ribu pemegang polis telah terlindungi oleh produk berbasis ESG, seperti Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi (Si Jitu), Asuransi Mandiri Mikro Sejahtera, dan Asuransi Group Shield Pro.
Ia mengungkapkan, selain memperluas akses asuransi bagi masyarakat, perusahaan juga memperkuat penerapan Green Investment.
Melalui General Account, AXA Mandiri menerapkan kebijakan 100% portofolio investasi berbasis ESG. Hingga April 2026 (unaudited), dana kelolaan (assets under management/AUM) investasi ESG pada General Account mencapai hampir Rp15 triliun, tumbuh 4,41% dibandingkan posisi akhir 2025.
“Portofolio investasi tersebut didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN), serta didukung saham, obligasi korporasi, dan deposito yang memenuhi standar ESG,” ungkap Theodores.
Sementara dari sisi tata kelola (governance), AXA Mandiri telah menerapkan Sustainable Procurement Guidelines.
Theodores menilai, bahwa kebijakan ini memasukkan indikator keberlanjutan sebesar 5% hingga 10% dalam evaluasi tender vendor untuk mendorong rantai pasok yang transparan dan bertanggung jawab.
Guna memastikan budaya ESG terinternalisasi secara menyeluruh, sepanjang tahun 2025 seluruh manajemen dan karyawan AXA Mandiri juga telah mengikuti pelatihan krisis iklim melalui AXA Sustainability Academy.
“Upaya ini diharapkan dapat terus mempertegas peran AXA Mandiri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Theodores. (dji)




