Politik

Dongkrak Efisiensi Pelabuhan, 16 Pekerja TPS Digembleng Layanan Berbasis Plan dan Control 

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Pelindo Group, terus mengakselerasi transformasi dan standarisasi operasional pelabuhan dengan menggembleng 16 pekerja operasional dalam pelatihan Technical Planning dan Control berbasis Plan dan Control.

Pelatihan intensif yang berlangsung selama lima hari pada 4 hingga 8 Agustus 2026 di Toba Meeting Room TPS ini dirancang untuk mendongkrak efisiensi bongkar muat dan memperkuat daya saing rantai logistik nasional di tingkat global.

Dalam program tersebut, para peserta dari berbagai unit operasional mendapatkan pembekalan komprehensif terkait rantai perencanaan terminal.

Materi yang diberikan mencakup perencanaan tambatan dermaga, perencanaan muatan kapal, perencanaan lapangan penumpukan, hingga alokasi tenaga kerja, dan pengendalian operasi real-time.

Senior Manager SDM PT Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Eko Yulianto, mengatakan pengembangan kompetensi SDM merupakan pilar utama TPS dalam menjaga keandalan dan mutu layanan operasional.

“TPS terus membekali insan perusahaan dengan pemahaman operasional yang komprehensif agar mampu menjalankan proses perencanaan dan pengendalian secara optimal. SDM yang kompeten dan adaptif adalah kunci untuk mendukung efisiensi rantai logistik nasional serta memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia,”  kata Wahyu dalam keterangan siaran resminya, Kamis, 13 Agustus 2026.

Melalui pelatihan tersebut, para pekerja didorong untuk mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Langkah ini juga bertujuan menyelaraskan standar operasional di seluruh terminal peti kemas lingkungan Pelindo Group,” sambung Wahyu.

Menurut Wahyu, dampak positif dari transformasi dan standarisasi berkesinambungan ini pun mulai dirasakan langsung oleh para pengguna jasa pelayaran.

Hadi, perwakilan perusahaan pelayaran pengguna jasa TPS, mengakui adanya peningkatan signifikan pada keandalan dan konsistensi layanan terminal.

“Standarisasi yang diterapkan membuat proses pelayanan menjadi lebih terukur dan dapat diprediksi. Koordinasi operasional yang semakin baik ini sangat membantu kami dalam merencanakan kegiatan kapal secara efisien dan optimal,” ungkap Hadi.

Langkah strategis TPS ini menjadi komitmen berkelanjutan Pelindo Group dalam membangun budaya kerja pelabuhan yang berorientasi pada produktivitas tinggi, keselamatan kerja, efektivitas operasional, dan kepuasan pelanggan.

Related Articles

Back to top button