Ekbis

BEI Genjot Literasi Lewat CMSE 2026, Incar Penguatan Ekonomi Nasional 

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) –  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 di Main Hall BEI, Jakarta.

Mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”, perhelatan tersebut  difokuskan untuk memperluas literasi sekaligus inklusi keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan,  pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan pemahaman mendalam mengenai instrumen, tujuan keuangan, dan manajemen risiko.

Menurut Jeffrey, investasi ini memerlukan persiapan matang layaknya lari maraton.

“Investasi bukan sekadar tentang seberapa cepat kita memulai atau seberapa jauh kita ingin melangkah, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri, menjaga ritme, dan tetap konsisten,” kata Jeffrey dalam keterangan rilisnya, Kamis, 5 November 2026.

Hingga 15 Oktober 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 32.723.392 Single Investor Identification (SID), dengan 10.301.974 di antaranya merupakan investor saham.

“Pertumbuhan ini mendorong pentingnya penguatan edukasi berkelanjutan agar masyarakat mampu mengambil keputusan finansial secara tepat berdasarkan profil risiko masing-masing,” ungkap Jeffrey.

Rangkaian acara CMSE 2026 yang berlangsung selama tiga hari ini diisi dengan berbagai agenda strategis, mulai dari seminar ekonomi, peluncuran Indonesia ESG Bond Index oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), edukasi Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di sektor keuangan.

Selain itu, pameran ini melibatkan 88 booth dengan lebih dari 100 tenant yang mencakup regulator, SRO, pelaku industri pasar modal, hingga Kementerian Keuangan. (dji)

Related Articles

Back to top button