Dorong Pedagang Naik Kelas, BRI Surabaya Kaliasin Digitalisasi Pasar Keputran Lewat Akses Internet dan QRIS
SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang Surabaya Kaliasin terus memperluas ekosistem digital di pasar tradisional.
Tidak hanya mendorong penggunaan pembayaran nontunai, BRI kini menghadirkan fasilitas Wi-Fi gratis bagi para pedagang dan pengunjung di Pasar Keputran, Surabaya.
Penyediaan infrastruktur internet gratis ini bertujuan untuk memudahkan pedagang dalam mengoptimalkan aktivitas usahanya, mulai dari mendukung transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), mengakses aplikasi perbankan digital BRImo, hingga mempercepat akses informasi bisnis.
Pemimpin Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja, menjelaskan, penyediaan fasilitas internet tersebut bertujuan melengkapi program digitalisasi pasar yang telah berjalan, khususnya perluasan penggunaan QRIS di kalangan pedagang.
“Kami di BRI Surabaya Kaliasin terus berkomitmen dalam menghadirkan konektivitas dan mendorong digitalisasi serta mendukung UMKM naik kelas,” kata Ryan dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ia menambahkan, kombinasi antara akses internet yang memadai dan moda pembayaran digital diharapkan mampu mendorong para pelaku usaha di pasar tradisional beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang kini semakin akrab dengan transaksi nontunai.
Bagi para pedagang, keberadaan konektivitas digital membuka peluang besar untuk memanfaatkan berbagai layanan keuangan secara lebih praktis dan efisien.
Sementara bagi masyarakat umum, hadirnya jaringan internet gratis memberikan kemudahan serta kenyamanan ekstra saat beraktivitas dan berbelanja di Pasar Keputran.
” Upaya BRI Surabaya Kaliasin ini sekaligus mempertegas komitmen perseroan dalam memperluas inklusi keuangan serta memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui modernisasi dan penguatan kapasitas digital, pasar tradisional diharapkan tidak sekadar menjadi pusat jual beli konvensional, tetapi juga berkembang menjadi ekosistem bisnis modern yang adaptif, berdaya saing, dan terhubung langsung dengan layanan keuangan digital,” pungkas Ryan. (dji)




