Ajang IIMS Surabaya 2025, PLN Perkuat Komitmen Transisi Energi dan Ekosistem Kendaraan Listrik
SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam percepatan transisi energi dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) dengan berpartisipasi dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025.
Dalam acara tersebut, PLN menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik di masyarakat, termasuk penyediaan infrastruktur kelistrikan yang memadai serta program promosi menarik.
Salah satu bentuk dukungan nyata adalah kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di area test drive IIMS Surabaya. PLN telah mengoperasikan 339 unit SPKLU di 206 lokasi strategis di seluruh Jawa Timur.
“Kami juga memproyeksikan penambahan 105 unit SPKLU dalam waktu dekat untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik,” kata General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir saat mengelar konferensi pers di Booth PLN pada ajang pameran IIMS 2025, Rabu 29 Mei 2025.
Selain itu, PLN juga memberikan sejumlah kemudahan bagi pengunjung yang ingin mulai menggunakan kendaraan listrik, seperti Home Charging Services, Promo Tambah Daya dan Pasang Baru, serta Keuntungan Program Gelegar PLN Mobile.
Ia mengungkapkan, bagi pengunjung yang hadir di booth PLN, Pihak PLN telah menyediakan voucher diskon tambah daya hingga 50 persen bagi pelanggan.
Sebagai contoh, jika ada penambahan daya dari 900 VA ke 3.500 VA hanya dikenakan biaya Rp 1.259.700 dari harga normal Rp 2.519.400.
Tak hanya itu, bagi pengunjung yang melakukan transaksi di PLN Mobile selama pameran berlangsung maka pengunjung dapat membawa pulang hadiah menarik dari booth PLN.
Ahmad Mustaqir mengungkapkan, PLN telah mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam penggunaan kendaraan listrik di Jawa Timur.
Ia menambahkan, hingga April 2025, transaksi pengisian daya di SPKLU mencapai 585.023 kWh, meningkat dibandingkan pada periode yang sama tahun 2024 yang hanya sebesar 122.256 kWh.
“Kami berharap melalui konsistensi dan dukungan penuh ini, PLN dapat semakin mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur. Hal ini juga sejalan dengan upaya kami dalam mendukung transisi energi menuju penggunaan energi bersih,” tandasnya.
Ahmad Mustaqir menilai, dengan keikutsertaan PLN di ajang IIMS Surabaya tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat terkait manfaat dan kemudahan teknologi ini.
Oleh karena itu, dengan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, transisi energi di Indonesia diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan. ( dji )




