Dampak Hujan Ekstrem,PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Listrik Sekaligus Amankan Instalasi Kelistrikan
SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Kondisi musim hujan Ekstrem yang saat ini mulai melanda di berbagai daerah di Jawa Timur,ternyata berdampak pada keandalan pasokan kelistrikan kepada pelanggan. Oleh karena itu,PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bergerak cepat memulihkan jaringan listrik sekaligus mengamankan Instalasi kelistrikan di daerah terdampak pada awal tahun 2024 ini.
Hal ini disampaikan General Manager PT PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo,beberapa daerah yang mengalami gangguan jaringan kelistrikan akibat cuaca ekstrem ini antara lain Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pasuruan dan Kota Surabaya.
“Kami telah menyiapkan ratusan personel untuk siap siaga bergerak cepat mengamankan jaringan kelistrikan yang terdampak cuaca ekstrem. Tidak hanya personel, kami juga menyediakan perlengkapan pendukung dengan jumlah yang cukup untuk mempercepat penormalan pasokan listrik,” kata Agus.
Oleh sebab itu,masih kata Agus.Pihaknya langsung berkoordinasi secara aktif dengan Stakeholder terkait seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Probolinggo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta unsur dinas terkait sebagai upaya preventif terhadap dampak dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.
Seperti di Kabupaten Probolinggo, lanjut Agus.Hujan disertai angin kencang menyebabkan 6 (enam) tiang listrik Tegangan Menengah roboh (09/01). Hal ini berdampak pada terganggunya suplai listrik untuk 14.668 pelanggan yang tersebar di 3 (tiga) desa.
“:PLN menerjunkan beberapa Tim Korektif untuk mempercepat perbaikan mengingat medan yang cukup sulit dan tidak dapat diakses oleh alat berat,” tandasnya.
Sedangkan di Kabupaten Pasuruan,imbuh Agus.Tepatnya di Kecamatan Pandaan, sebanyak 90 trafo yang menyuplai listrik untuk 10.374 pelanggan di Desa Arjosari, Desa Tawangsari, Desa Baran dan Desa Karanbangkal mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem (19/01/2024 ).
Menindaklanjuti prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait adanya peningkatan cuaca ekstrem, Agus juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati hati.
“Jika masyarakat menemukan kondisi berbahaya seperti pohon/spanduk/baliho yang roboh mengenai jaringan listrik PLN, mohon untuk tidak langsung melakukan evakuasi/pemotongan pohon sendiri karena sangat berpotensi bahaya. Segera laporkan kepada kami melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123,” pintahnya.
Kendati begitu,tegas Agus.PLN akan tetap siaga selama masa cuaca ekstrem ini seperti dilansir dari https://www.bmkg.go.id/, BMKG memperkirakan kondisi hujan intensitas sedang hingga lebat diserta petir dan angin kencang sesaat di Jawa Timur ini akan terjadi hingga 27 Januari 2024. ( dji )




