Ekbis

Lebih dari Sekadar Pengguna: Kisah Transformasi PT Terminal Petikemas Surabaya Menjadi Mitra Sejati Pelanggan

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Dalam dunia logistik yang serbacepat, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memilih jalan yang berbeda. Bukan sekadar penyedia layanan, entitas di bawah Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) ini memposisikan pelanggan sebagai mitra bisnis sejati.

Strategi ini bukan hanya retorika, melainkan pondasi dari setiap inisiatif yang mereka jalankan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Senior Vice President Komersial dan Hubungan Pelanggan, Bayu Setyadi, menegaskan bahwa di era kompetisi yang ketat ini, pelanggan adalah pilar penting bagi keberlanjutan bisnis.

“Kritik, masukan, maupun saran dari pelanggan merupakan fondasi penting dalam membangun layanan yang unggul dan berdaya saing,” kata Bayu dalam keterangan resminya, Kamis 11 September 2025

Menurutnya, komitmen ini diwujudkan TPS dengan menjadi mitra yang solutif dan terbuka terhadap evaluasi, siap tanggap terhadap setiap dinamika kebutuhan pengguna jasa kepelabuhanan.

Setelah integrasi Pelindo, TPS melakukan transformasi besar-besaran yang berfokus pada standarisasi, sistemasi, dan digitalisasi. Tujuannya jelas: meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keandalan layanan. Beberapa inovasi digital yang sudah diterapkan antara lain CDR online, Layanan fumigasi dan pemeriksaan kulit mentah garaman,Monitoring peti kemas longstay, Automatic Damage Detection Systems (ADDS), dan Truck Booking Systems (TBS).

Tak berhenti di situ, TPS juga sedang mengembangkan Terminal Operating System (TOS) yang lebih terintegrasi melalui sistem Planning & Control (PnC). Sistem ini memungkinkan pemantauan aktivitas terminal secara real-time dari pusat kendali terpadu, mulai dari traffic monitoring hingga koordinasi layanan darat dan laut.

Bayu menilai, kunci dari kemitraan yang sukses adalah komunikasi. TPS secara konsisten menjalin dialog dengan pelanggan melalui berbagai cara, yakni Forum diskusi bulanan (monthly meeting), Survei kepuasan pelanggan, serta kunjungan langsung ke mitra usaha (Customer Visit)

“Pendekatan ini bertujuan untuk memahami perspektif dan kebutuhan bisnis pelanggan, sehingga TPS dapat melangkah dinamis seiring dengan perkembangan bisnis,” ujarnya.

Selain itu, TPS juga berkomitmen penuh pada prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Mereka rutin menyelenggarakan sosialisasi, baik secara daring maupun luring, untuk memastikan pelanggan memahami berbagai kanal bantuan yang tersedia.

Pelanggan dapat dengan mudah melaporkan kendala operasional atau dugaan pelanggaran, seperti gratifikasi, suap, atau pungli, melalui jalur yang sudah disiapkan.

Bayu mengungkapkan, komitmen TPS tidak hanya terbatas pada operasional. Tahun ini, mereka mengajak para pelanggan untuk berpartisipasi dalam Environmental, Social, and Governance (ESG) Journey. Dimulai dengan penandatanganan komitmen bersama, kegiatan ini akan berlanjut hingga 2026 dengan berbagai program, seperti penanaman pohon, forum diskusi, dan kegiatan ESG lainnya.

“Menjaga kepercayaan pelanggan adalah perjalanan jangka panjang. Kami akan terus bergerak maju dengan semangat inovasi, keberlanjutan, dan akuntabilitas dalam setiap aspek layanan kami,” pungkas Bayu. (dji)

Related Articles

Back to top button