Program Electrifying Agriculture, PLN Dorong Petani Buah Naga di Bayuwangi

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus mendorong pada sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifying agriculture. Salah satu penerapannya dilakukan di Banyuwangi, khususnya bagi petani buah naga.
Hingga akhir Juni 2025, PLN telah melistriki sebanyak 21.545 pelanggan petani buah naga di wilayah Banyuwangi dengan total daya tersambung mencapai 91.526.950 VA.
Dukungan tersebut kembali diwujudkan dengan pelaksanaan penyalaan listrik secara kolektif bagi kelompok petani di dua dusun wilayah Kecamatan Tegaldlimo.
Penyalaan pertama dilakukan di Dusun Sumberkepuh, Desa Kedungwungu, yang melibatkan 10 pelanggan dengan total daya 51.000 VA.
Sementara penyalaan kedua dilakukan di Dusun Pondokasem, Desa Kedungasri, untuk 18 pelanggan dengan total daya 86.800 VA.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan bahwa kehadiran listrik sangat membantu operasional kebun, terutama dalam penggunaan pompa air dan pencahayaan malam hari untuk merangsang pembungaan buah naga agar dapat berbuah sepanjang tahun.
“Melalui program electrifying agriculture, PLN hadir memberikan solusi energi yang andal dan terjangkau untuk mendukung produktivitas sektor pertanian. Kami ingin mendorong para petani Banyuwangi untuk dapat panen sepanjang tahun dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Ahmad Mustqir, Rabu 9 Juli 2025.
Ia menambahkan bahwa program ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan ketahanan pangan nasional serta pemberdayaan petani lokal.
“Ke depan, PLN akan terus bersinergi dengan pemerintah desa, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses listrik di sektor pertanian,” sambung Ahmad Mustaqir.
Salah satu petani buah naga dari Desa Kedungasri, Nur, menyampaikan bahwa kehadiran listrik sangat membantu produktivitas pertanian di wilayahnya.
“Sejak memakai listrik, panen kami meningkat drastis. Dulu hanya sekali per musim, sekarang bisa tiga sampai empat kali. Kualitas buah juga jauh lebih bagus. Terima kasih PLN atas dukungannya kepada kami,” terangnya.
Ahmad Mutaqir menambahkan, dengan dukungan elektrifikasi dari PLN, para petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, kualitas produksi, dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. (dji)



