Sektor Pariwisata Malaysia Mulai Dibuka Kembali, Tourism Malaysia Kembali Gelar Travel Mart Roadshow 2021

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM )
– Sukses pada penyelenggaraanTourism Malaysia di Yogyakarta dan Jakarta. Kini kembali para Travel Agent Malaysia bekerjasama dengan Indonesia menggelar kegiatan bertajuk ‘Tourism Malaysia Virtual Travel Mart Roadshow 2021’’ di Surabaya.
Acara yang diresmikan secara Virtual oleh Director General Tourism Malaysia, Dato’ Haji Zainuddin Abdul Wahab diikuti 40 Sellers Malaysia serta 40 Travel Agent Surabaya dan sekitarnya secara Hybrid.
Deputy Director Tourism Malaysia Jakarta, Haryanty Abu Bakar mengatakan, bahwa melalui Platform Online yang disediakan, seramai 40 Malaysian Seller yang terdiri dari 27 travel agent, 10 hotel, 2 product owner dan 1 Maskapai Penerbangan, akan membuat Business Matching dengan 40 Buyers ( travel agent Jawa Timur ).
” Buyer yang hadir di venue, tidak perlu berpindah tempat duduk mencari sellers seperti travel mart pada umumnya karena mereka akan bertemu dengan sellers Malaysia melalui layar laptop masing-masing,” kata Haryanty Abu Bakar saat ditemui di Mercure Hotel Mirama Surabaya. ( 8/12/2021 ).
Diungkapkan Haryanty Abu Bakar, bahwa Business Matching ini berjalan secara otomatis.Pasalnya Administrator telah membuat jadwal pertemuan 40 Sellers dan Buyers ( pre-schedule appointment ) lebih awal dan akan selesai dalam waktu sekitar 5 jam .
Terlebih menurut Haryanty sapaan akrab Haryanty Abu Bakar, dengan acara Virtual Travel Mart Roadshow 2021 tersebut adalah langkah awal dalam persiapan Malaysia untuk membuka kembali Border secara penuh bagi tujuan pariwisata di tahun 2022. Utamanya bagi wisatawan asal Indonesia.
” Saat ini pemerintah Malaysia sudah membuka Langkawi untuk pariwisata melalui program Langkawi International Travel Bubble yang bermula pada 15 November 2021,” ujarnya.
Disisi lain. Masih kata Haryanty, bagi Wisatawan Internasional tidak perlu Karantina. Namun, diwajibkan untuk tinggal minimal 7 hari di pulau Langkawi sebelum diperbolehkan mengunjungi wilayah lain di seluruh Malaysia yakni di Kuala Lumpur, Penang atau Melaka yang merupakan destinasi favorit wisatawan Indonesia.
Ia menambahkan, program Travel Bubble ini memiliki peraturan yang wajib diikuti oleh calon wisatawan asal Indonesia, seperti sudah divaksinasi penuh, harus memberi Asuransi perjalanan yang Cover perawatan Covid-19 dan harus membeli Paket perjalanan melalui Agen perjalanan.
Selain itu, untuk program Langkawi International Travel Bubble,Lanjut Haryanty, Malaysia Airlines selaku Partner resmi acara Business Matching ini juga mempersiapkan promo istimewa ‘Economy fFlexi Fare’ ke Kuala Lumpur dan Langkawi mulai harga Rp 3,9 juta untuk Tket Rrturn.
” Malaysia Airlines sebagai maskapai penerbangan kebanggaan Malaysia yang tergabung dalam aliansi maskapai dunia oneworld, menerbangkan 40,000 penumpang setiap hari ke berbagai rute domestik dan penerbangan internasional ke 1000 destinasi di lebih dari 150 negara dan berencana akan membuka kembali penerbangan langsung dari Surabaya ke Kuala Lumpur pada bulan Januari 2022,” terang perempuan Berjilbab.
Ditambahkan Haryanty, bahwa Acara Tourism Malaysia Virtual Travel Mart Roadshow 2021 di Surabaya ini terselenggara berkat dukungan penuh dari rekan-rekan Asosiasi Travel Agent lokal yakni, DPD ASITA Jawa Timur dan DPD ASTINDO Jawa Timur.
” Tourism Malaysia mengucapkan setinggi-tingginya terima kasih dan selamat berlibur kembali ke Malaysia,” ungkapnya.
Sementara Ketua Asita Jawa Timur, Imam Mahmudi menambahkan, bahwa dengan adanya Tourism Malaysia yang ada di Jakarta Pihaknya mengucapkan banyak berterima kasih. Pasalnya, Pihaknya mendapatkan tempat terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dijelaskan Imam, saat ini DPD Asita memiliki Agent di Jawa Timur sebanyak 500, bahkan keseluruhan anggota kita berikan bekal untuk membuat Paket.Bahkan menurut Imam, kalau ada kegiatan di Surabaya, Pihaknya juga mendatang Buyers – Buyers dari Malaysia , Singapura . Bahkan, bisa 5 Benua yang hadir pada kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, Meskipun saat ini masih diselimuti adanya Pandemi Covid -19. Bahkan di sektor Pariwisata saat itu terpuruk,namun Alhamdulilah kantor Asita yang ada di Jalan Ngagel Jaya Selatan Blok E No. 14 hingga kini masih berdiri. ( dji ).



