Umum

Taman Budaya Prov.Jatim Bakal Gelar Kesenian Tari Seblang

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Taman Budaya Provinsi Jawa Timur bakal menggelar Kesenian tari Seblang di Pendopo Jayengrana, Jum’at ( 26 /4/2024 ) pada pukul 19.30 WIB ( Gratis ).

Tarian asal Kabupaten Banyuwangi tersebut sebagai wujud untuk membersihkan desa dari bala’atau yang disebut dengan Bersih Desa.
Tarian ini digelar di dua desa yakni Desa Olehsari dan Desa Bakungan terletak di Kecamatan Glagah. Meskipun memiliki nama yang sama, namun terdapat beberapa hal yang membedakan dalam Tari Seblang di dua desa tersebut.
Bahkan,ritual yang digelar di Desa Olehsari tersebut dilakukan selama tujuh hari berturut-turut usai Idul Fitri pada sore harinya.

Sementara di Desa Bakungan hanya dilakukan ritual Tari Seblang yang tepat satu minggu setelah hari raya Idul Adha dan dilakukan satu malam penuh setelah magrib.

Untuk Penari Seblang dipilih secara supranatural oleh dukun setempat dan tetap pada garis keturunan penari seblang sebelumnya.Tarian Seblang di Desa Olehsari hanya dilakukan oleh wanita yang belum baligh atau dalam bahasa Jawa disebut dengan Mojoputri.

Berbeda dengan Desa Olehsari, penari di Desa Bakungan dipilih dari wanita yang sudah berumur lebih dari lima puluh tahun dan sudah mengalami menopause.
Kedua penari sama-sama menggunakan omprok (mahkota),namun memiliki bentuk dan jumlah bunga yang berbeda.

Penari di Desa Olehsari menggunakan omprok yang terbuat dari pelepah pisang hijau segar yang di suir-suir dan diatasnya diberi bunga-bunga segar yang diambil dari area pemakaman sekitarnya.

Selain kedua hal tersebut, terdapat kaca kecil yang diletakkan di tengah-tengah omprok. Setelah omprok selesai disusun, omprok diletakkan diatas kepala hingga menutup sebagian wajah penari.
Lantas bagaimana bentuk tarian Seblang yang kuat sekali unsur mistisnya ketika bermetamorfosa menjadi sebuah sajian seni pertunjukan yang tentu saja bentuk artistik lebih menonjol daripada unsur mistisnya.

Sajian tarian Seblang ini merupahkan dari Koreografer muda asal Bayuwangi bernama Miftahul Jannah, S.Sn.Ia mencoba membedah tarian Seblang Desa Olehsari yang sarat dengan unsur mistis menjadi sebuah sajian yang enak untuk ditonton dan dinikmati.

Bentuk-bentuk makhluk mistis digambarkan dalam wujud raksasa atau buto. Dari rangkaian karya ini menjadi mudah bagi penonton untuk memahami apa sebenarnya tarian Seblang itu.
Miftahul Jannah memberi judul karya seni pertunjukan ini dengan “Antaratma Seblang”, artinya “Jiwa batin atau kehadiran internal (kesadaran) yang ada dalam diri untuk Seblang.”

Pemaknaan lebih dalam pada nilai spiritual Antaratma Seblang menekankan pada penyatuan jiwa dan batin sehingga terbentuk dalam kesadaran dalam diri untuk Seblang.”

Antaratma Seblang juga berbicara tentang bagaimana menyikapi tanggung jawab yang telah digariskan dengan perasaan keterikatan sesuatu yang lebih besar dari diri sang penari Seblang. Sehingga hadirnya kesadaran tersebut merupakan usaha pencarian makna dalam mencapai harapan dalam doa yang diucapkan. Pemaknaan yang dituju dimaksudkan guna ketenangan lahir dan batin.

Untuk diketahui,dalam pergelaran tarian ini akan dibawakan oleh grup kesenian E’Star dari SMK Negeri 1 Kabupaten Banyuwangi. Jumlah keseluruhan tim yang memperkuat pergelaran ini kurang lebih 30 orang.

Berikut susunan tim kreatif pada pergelaran tarian Seblang.

1. Pimpinan/Penanggung Jawab : Slamet Diharjo, S. Sn/Wahyu Gustono Kepala Dusun Desa Adat Seblang Olehsari )
2. Sutradara,Miftahul Jannah, S. Sn.;
3. Penata Tari : Ossy Widya Kusumastuti, S.Pd.;
4. Penata Artistik : Gilang Ramadhani, S. Sn.;
5. Penata Musik : Mochammad Pungky Hartono, S. Sn.;
6. Penata Rias/kostum : Shoula , Vio;
7. Penata Lampu : Panji Prasetyo , S. Sn.;
8. Penata Property : Zolan , Reza. ( dji ).

Related Articles

Back to top button