Tekan Balita Stunting, Kecamatan Wonocolo Melakukan Inovasi Posyandu Cerdas

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sampai saat ini, permasalahan pada anak Bayi Lima Tahun ( Balita ) Stunting atau kendala pertumbuhan pada anak akibat kurang asupan gizi makanan menjadi sorotan Pemerintah untuk terus ditangani.
Sebagai upaya untuk menekan angka pada anak Balita stunting di Wilayah Kecamatan Wonocolo Surabaya.Kali ini, Camat Wonocolo melakukan Inovasi Posyandu Cerdas
Sebagai upaya untuk menangani permasalahan Balita Stunting dan Balita kurang gizi pada program Posyandu Cerdas diantaranya meliputi : pendampingan terkait untuk pengukuran Berat Badan, Tinggi badan, Pelatihan pengolahan makanan bergizi, Forum diskusi untuk memeberikan solusi berbagai persoalan, edukasi pengetahuan stunting serta pemberian bantuan sembako.Dan kegiatan ini digelar di Kecamatan setiap sebulan sekali sejak bulan Oktober.
Menurut Camat Wonocolo, Dr.Denny C. Tupamahu, AP, SH,SE M.Si,MH,MPsi, bahwa kegiatan Posyandu Cerdas adalah memaksimalkan pada peranan Camat,Lurah,Puskesmas,Tim PKK Kecamatan,Tim PKK Kelurahan,LPMK,RW,RT,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Tim Pendamping Keluarga dan Kader Kesehatan untuk menyelesaikan berbagai persoalan Balita Stunting.
Selain itu. Lanjut Denny, program Posyandu Cerdas ini juga sebagai upaya menekankan Kelurahan di Wilayah masing – masing agar untuk melakukan pertemuan setiap sepekan
” Tujuan dilakukan pertemuan seminggu sekali untuk mengupgrade kemampuan dan pemahaman dari Ibu anak Stunting dan mereka bisa curhat di Kelurahan,” katanya.
” Selain itu,pada pertemuan ini kita lakukan diskusi group,sehingga informasi tersebut dapat dipahami oleh Ibu – ibu anak Stunting,” imbuhnya.
Ia menambahkan, saat ini jumlah anak Stunting di Kecamatan berjumlah 46 anak.Untuk itu, Pihaknya ingin kendala anak Stunting tersebut ada percepatan penyelesaian.
” Dalam dua bulan ini kita genjot semua elemen termasuk PKK, tim pendamping keluarga, puskesmas dan kader KB ini yang akan memaksimalkan,” terang Denny.
Selain memberikan pelatihan makanan bergizi dan Edukasi pada anak Stunting. Kegiatan tersebut juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga anak stunting yang difasiltasi oleh Instansi lain.
” Kami juga menfasilitasi bantuan sembako ini dari pondok pesantren, gereja dan dari staf kecamatan wonocolo,” terangnya.
Bantuan sembako yang diberikan ini merupahkan skala kecil yang diberikan setiap sebulan sekali.
” Kami hanya membatasi jumlah 10 sembako pada keluarga balita Stunting,” ungkapnya.
Sementara ditempat yang sama, Retno warga Kelurahan Jemur Wonosari Kecamatan Wonocolo. Pihaknya mengaku senang. Pasalnya untuk mengatasi balita Stunting tersebut, di wilayah kecamatan wonocolo pada keluarga anak balita Stunting diberi edukasi terhadap anak balita.
‘ saya senang senang sekali ada tim pendamping keluarga dalam posyandu Cerdas,” pungkas warga RT 03 RW 09 Kelurahan Jemur Wonosari.( dji )




