Ekbis

Festival Kopi Jatim Hadir di Kota Lama Surabaya, Gabungkan Promosi UMKM dan Edukasi Bisnis

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar acara tahunan Java Coffee Festival. Berbeda dari tahun sebelumnya, festival kali ini akan diselenggarakan di kawasan Kota Lama Surabaya pada 23 hingga 25 Agustus mendatang.

Pemilihan lokasi ini merupakan dukungan terhadap program Pemerintah Kota Surabaya dalam mengembangkan destinasi wisata bar

“Kita selenggarakan di Kota Lama untuk mendukung program pemerintah. Ada dua pembaruan utama, yaitu lokasi dan beberapa pengembangan acara,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim, M. Noor Nugroho, Kamis 14 Agustus 2025.

Nugroho menjelaskan, meskipun format utamanya mirip dengan tahun lalu, festival kali ini hadir dengan modifikasi dan pengembangan yang lebih mendalam.

Nugroho menyebukan  beberapa rangkaian acara yang digelar pada Java Coffe Festival 2025, yakni

EduCafe dan Bisnis Matching: Sesi edukasi yang dikemas dalam bentuk talk show dan workshop akan diadakan untuk meningkatkan kapasitas (capacity building) UMKM kopi. Peserta akan dibekali pengetahuan dari hulu ke hilir.

“Yang paling menarik, BI akan mempertemukan langsung para pengusaha kopi potensial dengan agregator atau pembeli dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri. Ini bertujuan untuk memfasilitasi transaksi dan ekspansi bisnis para UMKM,” ujarnya.

Tak hanya itu, ada program pembiayaan dan perbankan,kegiatan ini mempertemukan UMKM dengan pembeli, BI juga mengundang perbankan untuk bertemu langsung dengan para pengusaha kopi.

“Hal ini membuka kesempatan bagi UMKM yang membutuhkan pembiayaan untuk mendapatkan akses kredit,” sambung Nugroho.

Selain itu, ada kompetisi menarik: rangkaian Festival tersebut bakal dimeriahkan dengan berbagai kompetisi. Salah satunya adalah “Kopi Bersuara”, di mana UMKM diminta membuat video kreatif tentang produk mereka.

Ada juga kompetisi lain seperti lomba mewarnai, latte art, dan driver information. Selain itu, ada sesi khusus yang mempertemukan petani kopi dengan para barista.

” Dari rangkaian ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara produsen dan pengguna kopi,” ungkap Nugroho.

Selain kompetisi, juga ada Showcasing Produk dan Hiburan: ini sebagai sebuah festival, tentu saja akan ada pameran produk. Tidak hanya kopi, acara ini juga akan menampilkan berbagai produk dari UMKM lain yang berada di sekitar kawasan Kota Lama.

“Acara ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan hiburan seperti musik dan komedi untuk menghidupkan suasana selama tiga hari,” ungkapnya.

Acara puncak (closing ceremony) festival rencananya akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ibu Gubernur Jatim, Gubernur Bank Indonesia, dan Wali Kota Surabaya, menandakan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap acara ini.

“Kami berharap festival ini bisa menjadi wadah bagi para pengusaha kopi, petani, barista, dan semua pihak terkait untuk saling bertemu, berkolaborasi, dan mendorong kemajuan industri kopi di Jawa Timur,” tutup Nugroho.. (dji)

Related Articles

Back to top button