Ekbis

Perluas Investor Ritel Sekaligus Menjaring Calon Emiten Daerah, OJK Gelar Capital Market Summit dan Expo 2019.

 

Surabaya : ( KABARAKTUALITA.COM ) Untuk memperluas jumlah Investor ritel yang ada di berbagai daerah dan sekaligus untuk menjaring seluruh calon – calon Emiten berpotensial yang ada di seluruh Provinsi Jawa Timur, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menggelar Capital Market Summit dan Expo 2019

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengatakan.Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen OJK bersama Self Regulatory Organization ( SRO ) dan Stakeholders di bidang Pasar Modal untuk terus melakukan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat

” Pameran tersebut untuk mengenalkan kepada masyarakat terkait program dan kebijakan OJK di pasar modal tentang simplifikasi pembukaan rekening efek dan program wakaf saham,” kata Hoesen saat menghadiri Konferensi Pers di Surabaya.Jumat ( 26/04/2019 )

Terlebih pada pameran tersebut.Masih kata Hoesen, yakni untuk mengakselerasi pertumbuhan dan pemerataan jumlah investor ritel di daerah,

” Dalam waktu dekat OJK akan mengeluarkan peraturan mengenai Perusahaan Efek Daerah,” ujarnya

Dia menjelaskan, Perusahaan Efek Daerah merupakan bentuk pengembangan Channeling Distribution yang artinya untuk mempermudah investor di daerah dalam berinvestasi sekaligus berperan terhadap pertumbuhan perekonomian daerah.
Pembentukan Perusahaan Efek Daerah ( PED ) memberikan potensi besar dari segi bisnis, karena PED dapat melakukan kegiatan sebagai Perantara Pedagang Efek broker atau dealer dan Agen Penjual Efek Reksadana ( APERD ).

” Nantinya PED juga dapat menjadi penyelenggara Equity Crowd Funding ( ECF ) dan memberikan pembiayaan atas transaksi bursa,” jelas Hoesen

Hoesen menambahkan, peran PED juga akan diarahkan untuk bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah yang telah memperoleh izin sebagai Bank pembuka Rekening Dana Nasabah ( RDN ).

” Dengan kerjasama tersebut, BPD dapat memanfaatkan deposan untuk dapat berinvestasi di Pasar Modal, tanpa takut kehilangan nasabah,”terangnya

Selain mendorong pertumbuhan investor ritel, masih Hoesen. OJK juga bersama-sama Bursa Efek Indonesia akan mengembangkan mekanisme perlindungan investor melalui pemberian notasi saham terhadap saham perusahaan yang perlu diwaspadai masyarakat karena berpotensi bermasalah.

” Dengan adanya notasi saham tersebut, masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam memilih saham sebagai instrumen investasinya,” ujarnya

Dalam pameran tersebut juga diluncurkan program Wakaf Saham dalam rangka melengkapi produk Pasar Modal syariah Indonesia yaitu zakat dan sedekah saham.
Program ini juga dikeluarkan mengingat besarnya potensi wakaf produktif. Wakaf Saham yang diluncurkan ini adalah model wakaf pertama di dunia yang menjadikan saham yang aktif ditransaksikan di pasar sekunder sebagai objek wakaf.

Sebagai bagian dari rangkaian acara tersebut juga diadakan workshop bagi calon-calon potensial emiten di Provinsi Jawa Timur. Upaya ini diharapkan bisa mendorong peningkatan jumlah emiten baru di Pasar Modal sekaligus mempromosikan pendanaan bagi usaha di daerah.

 

Kegiatan Capital Market Summit & Expo 2019 rencananya akan digelar dua kali pada tahun ini di Surabaya dan Jakarta. Surabaya dipilih karena berdasarkan data supply maupun demand , jumlah perusahaan go public dan jumlah investor di Jawa Timur menempati posisi terbesar kedua setelah Jakarta, yakni dengan jumlah 34 perusahaan go public dan sekitar 180 ribu Single Investor Identification ( SID ) tercatat berasal dari Jawa Timur.  ( Dji )

Related Articles

Back to top button